Bahaya Tungau di Tempat Tidur dan Cara Jitu Pembasmiannya
- 20 Mei 2026 12:28 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tempat tidur yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang bagi jutaan tungau debu mikroskopis yang mengancam kesehatan kulit dan pernapasan kita. Hewan kecil ini bertahan hidup dengan memakan serpihan kulit mati manusia dan kotorannya dapat memicu reaksi alergi yang parah.
Menurut rilis edukasi kesehatan lingkungan dari Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, gejala bersin di pagi hari sering disebabkan oleh tungau. Kebiasaan menjemur kasur dan bantal di bawah terik matahari secara berkala harus dihidupkan kembali untuk membasmi kuman.
Trik jitu lainnya adalah mencuci sprei dan sarung bantal menggunakan air panas bersuhu minimal enam puluh derajat Celsius seminggu sekali. Suhu panas terbukti ampuh membunuh tungau serta meluruhkan sisa kotoran membandel yang menempel erat pada serat kain tempat tidur.
Gunakan alat penyedot debu khusus (vacuum khusus tungau) yang dilengkapi dengan sinar ultraviolet untuk membersihkan sela-sela lipatan kasur secara mendalam. Langkah ini sangat efektif mengangkat sel kulit mati yang menjadi sumber makanan utama bagi koloni tungau rumah.
Pastikan juga sirkulasi udara dan pencahayaan matahari di dalam kamar tidur berjalan dengan baik agar ruangan tidak menjadi lembap. Kondisi kamar yang lembap dan gelap adalah lingkungan yang paling ideal bagi pertumbuhan tungau dan jamur dinding yang berbahaya.
Bagi penderita asma atau alergi kulit, penggunaan pelindung kasur anti-alergi (anti-mite mattress cover) sangat disarankan sebagai pelapis tambahan sprei. Kebersihan tempat tidur yang terjaga dengan baik akan menjamin kualitas tidur malam Anda menjadi lebih lelap dan menyehatkan fisik.
Data resmi dari Kementerian Kesehatan RI menekankan bahwa kebersihan lingkungan domestik adalah fondasi dari kesehatan keluarga yang tangguh. Mari rutin membersihkan area tempat tidur demi membebaskan rumah dari ancaman tungau dan menjaga kenyamanan istirahat Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....