Kenapa 1 Mei Diperingati? Ini Sejarah Hari Buruh yang Wajib Kamu Tahu
- 30 Apr 2026 03:07 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei bukan sekadar hari libur, melainkan lahir dari sejarah panjang perjuangan kaum pekerja di dunia. Akar peringatannya dapat ditelusuri ke masa Revolusi Industri pada abad ke-19, ketika perkembangan industri yang pesat tidak diiringi dengan perlindungan tenaga kerja, hal ini banyak dibahas dalam literatur sejarah ekonomi dan ketenagakerjaan internasional serta kajian lembaga seperti International Labour Organization (ILO).
Kondisi kerja yang buruk kemudian memicu gelombang protes, terutama di Amerika Serikat, di mana pada 1 Mei 1886 ratusan ribu buruh melakukan aksi mogok massal menuntut jam kerja delapan jam sehari. Aksi tersebut berujung pada peristiwa penting yang dikenal sebagai Haymarket Affair di Chicago, yang hingga kini tercatat dalam arsip sejarah dan menjadi simbol perjuangan buruh di tingkat global.
Sebagai bentuk solidaritas internasional, Kongres Sosialis Internasional di Paris pada tahun 1889 kemudian menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional, sebuah keputusan yang terdokumentasi dalam sejarah gerakan buruh dunia dan menjadi dasar peringatan May Day di berbagai negara hingga saat ini, termasuk yang juga diakui dalam berbagai kajian ketenagakerjaan global oleh International Labour Organization (ILO).
Di Indonesia, peringatan Hari Buruh sudah dikenal sejak masa kolonial sekitar tahun 1918, sebagaimana tercatat dalam sejarah pergerakan buruh nasional. Namun, peringatan ini sempat dihentikan pada masa tertentu sebelum akhirnya kembali diakui secara resmi melalui kebijakan pemerintah yang menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional sejak tahun 2013.
Menjelang 1 Mei, peringatan Hari Buruh menjadi momentum refleksi bahwa perjuangan pekerja belum sepenuhnya usai. Berbagai isu seperti ketimpangan upah, perlindungan tenaga kerja informal, hingga tantangan di era digital masih menjadi perhatian, sebagaimana terus dikaji dan disuarakan oleh berbagai lembaga internasional termasuk International Labour Organization.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....