Urban Farming di Perkotaan Meningkat Dukung Ketahanan Pangan Lokal
- 27 Mar 2026 07:39 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tren urban farming atau pertanian perkotaan semakin berkembang di tengah masyarakat sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri. Berdasarkan data Kementerian Pertanian Republik Indonesia, praktik pertanian skala rumah tangga mengalami peningkatan terutama di wilayah perkotaan. Kegiatan ini dinilai mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Urban farming dilakukan dengan memanfaatkan lahan terbatas seperti pekarangan rumah atau balkon. Tanaman yang dibudidayakan umumnya berupa sayuran dan tanaman herbal yang mudah dirawat. Metode ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menghasilkan pangan sendiri.
Selain memenuhi kebutuhan pangan, urban farming juga memiliki manfaat ekonomi. Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi maupun dijual dalam skala kecil. Hal ini membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.
Teknik budidaya yang digunakan pun semakin beragam dan modern. Sistem hidroponik dan vertikultur menjadi pilihan populer karena efisien dan tidak membutuhkan lahan luas. Inovasi ini membuat urban farming semakin diminati.
Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi lingkungan perkotaan. Kehadiran tanaman membantu meningkatkan kualitas udara dan mengurangi suhu panas. Selain itu, ruang hijau menjadi lebih luas dan bermanfaat.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan sehat turut mendorong tren ini. Produk yang dihasilkan bebas dari bahan kimia berbahaya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi urban farming.
Edukasi mengenai teknik bercocok tanam terus berkembang melalui berbagai media. Masyarakat kini lebih mudah mempelajari metode pertanian modern. Hal ini mempercepat pertumbuhan urban farming.
Ke depan, urban farming diprediksi menjadi bagian penting dalam sistem pangan berkelanjutan. Dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sektor ini. Dengan demikian, ketahanan pangan dapat terus terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....