Maret 2026 Diawali Purnama, Hari Suci Hindu Bali
- 01 Mar 2026 18:59 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pada Maret 2026, bulan ini diawali dengan datangnya Purnama. Purnama adalah rahinan suci yang memiliki makna spiritual mendalam bagi umat Hindu di Bali.
Purnama dalam spiritualitas Hindu dalam Lontar Sundarigama, dijelaskan bahwa saat Purnama, Dewa Candra melakukan yoga semadi. Purnama menjadi simbol kesempurnaan, cahaya suci, dan peningkatan kesadaran spiritual. Energi bulan yang penuh dipercaya membawa vibrasi kerahayuan dan pencerahan batin.
Saat Purnama, umat Hindu melakukan persembahyangan di lingkungan rumah atau pura yang ada di lingkungan desa untuk memohon keselamatan dan berkah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasinya.
Rahinan Purnama jatuh pada Selasa 3 Maret 2026, Anggara Wage Wuku Ugu. Purnama ini merupakan Purnama kasanga atau bulan kesembilan dalam kalender Bali.
Karena itu, rahinan ini dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat sradha dan bhakti, melakukan introspeksi diri dan menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan
Sarana upacara saat Purnama pada hari suci ini, umat Hindu menghaturkan berbagai banten atau sarana upacara, di antaranya:
Banten Pejati sebagai simbol ketulusan hati
Daksina lambang kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi
Banten Sodan sebagai ungkapan rasa syukur
Segehan untuk menjaga keharmonisan Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit
Canang sari sebagai wujud bhakti sehari-hari
Selain persembahyangan di merajan atau pura, umat Hindu juga kerap melakukan melukat atau mandi suci. Prosesi ini bertujuan membersihkan diri secara lahir dan batin, memohon keselamatan serta keseimbangan hidup.
Dengan diawalinya Maret 2026 oleh Purnama, banyak umat memaknainya sebagai pertanda bulan yang terang penuh harapan, kesucian, dan kekuatan spiritual untuk menapaki hari-hari ke depan.