Lirik dan Terjemahan: Lagu Slipping Through My Fingers

  • 02 Des 2025 09:58 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Lagu "Slipping Through My Fingers" milik ABBA (dari album The Visitors tahun 1981) adalah salah satu lagu paling emosional yang pernah mereka buat.

Lagu ini ditulis oleh Björn Ulvaeus dan mostly dinyanyikan oleh Agnetha Fältskog.

Lirik dan terjemahannya

Berikut lirik lengkap "Slipping Through My Fingers" – ABBA beserta terjemahan bahasa Indonesia yang natural dan sesuai perasaan aslinya.

Verse 1

Schoolbag in hand, she leaves home in the early morning

Waving goodbye with an absent-minded smile

I watch her go with a surge of that well-known sadness

And I have to sit down for a while

Terjemahan:

Tas sekolah di tangan, dia berangkat pagi-pagi sekali

Melambai perpisahan dengan senyum yang agak kosong

Aku memandangnya pergi dengan gelombang kesedihan yang sudah biasa itu

Dan aku harus duduk sebentar

Pre-Chorus

The feeling that I'm losing her forever

And without really entering her world

I'm glad whenever I can share her laughter

That funny little girl

Terjemahan:

Perasaan bahwa aku kehilangan dia selamanya

Tanpa pernah benar-benar masuk ke dunianya

Aku senang setiap kali bisa ikut tertawa bersamanya

Gadis kecil yang lucu itu

Chorus

Slipping through my fingers all the time

I try to capture every minute

The feeling in it

Slipping through my fingers all the time

Do I really see what's in her mind?

Each time I think I'm close to knowing

She keeps on growing

Slipping through my fingers all the time

Terjemahan Chorus:

Selalu terlepas dari genggamanku

Aku berusaha menangkap setiap menit

Perasaan di dalamnya

Selalu terlepas dari genggamanku

Apakah aku benar-benar tahu apa yang ada di pikirannya?

Setiap kali aku merasa sudah hampir mengerti

Dia terus bertambah besar

Selalu terlepas dari genggamanku

Verse 2

Sleep in our eyes, her and me at the breakfast table

Barely awake, I let precious time go by

Then when she's gone, there's that odd melancholy feeling

And a sense of guilt I can't deny Terjemahan:

Masih mengantuk, dia dan aku di meja sarapan

Setengah terjaga, aku membiarkan waktu berharga berlalu begitu saja

Lalu saat dia pergi, muncul perasaan melankolis yang aneh

Dan rasa bersalah yang tak bisa kuingkari

Bridge

What happened to the wonderful adventures

The places I had planned for us to go

(Well, some of that we did, but most we didn't

And why, I just don't know)

Terjemahan Bridge:

Ke mana perginya petualangan indah itu

Tempat-tempat yang sudah kurencanakan untuk kita jelajahi bersama

(Beberapa memang kita lakukan, tapi kebanyakan tidak

Dan kenapa, aku sendiri pun tidak tahu)

Chorus (ulang)

Slipping through my fingers all the time

I try to capture every minute

The feeling in it

Slipping through my fingers all the time

Do I really see what's in her mind?

Each time I think I'm close to knowing

She keeps on growing

Slipping through my fingers all the time

Outro

Sometimes I wish that I could freeze the picture

And save it from the funny tricks of time

Slipping through my fingers…

Schoolbag in hand, she leaves home in the early morning

Waving goodbye with an absent-minded smile

Terjemahan Outro:

Kadang aku berharap bisa membekukan gambar ini

Dan menyelamatkannya dari permainan waktu yang licik

Terlepas dari genggamanku…

Tas sekolah di tangan, dia berangkat pagi-pagi sekali

Melambai perpisahan dengan senyum yang agak kosong

Makna utama lagu:

Lagu ini menceritakan tentang perasaan seorang ibu yang menyadari betapa cepatnya anaknya (khususnya anak perempuan) tumbuh dewasa, dan waktu kebersamaan mereka terasa semakin sedikit. Ibu tersebut merasa anaknya "slipping through my fingers" (terlepas dari genggamannya) — artinya masa kecil anak itu berlalu begitu saja tanpa bisa dipegang lagi.Beberapa baris yang sangat menyentuh:

"Schoolbag in hand, she leaves home in the early morning..."

→ Gambaran rutinitas pagi mengantar anak sekolah, momen kecil yang ternyata sangat berharga.

"Sometimes I wish that I could freeze the picture..."

→ Keinginan untuk membekukan waktu, supaya anak tetap kecil dan tidak pergi.

"Slipping through my fingers all the time... I try to capture every minute..."

→ Rasa bersalah dan penyesalan karena merasa tidak cukup menikmati momen-momen itu saat sedang terjadi.

Latar belakang pribadi:Björn Ulvaeus menulis lagu ini terinspirasi dari anak perempuannya, Linda (yang saat itu berusia sekitar 7–8 tahun). Dia sadar bahwa meski dia sering di rumah (karena ABBA sudah tidak tur lagi), dia tetap merasa kehilangan banyak momen karena sibuk dengan pekerjaan musik. Jadi lagu ini sangat personal baginya.Mengapa lagu ini begitu menyentuh banyak orang?

Banyak orang tua (terutama ibu) yang merasa "terlambat sadar" setelah anak sudah besar.

Bisa juga dirasakan oleh ayah, kakek-nenek, atau siapa saja yang merindukan masa kecil orang yang mereka sayang.

Bahkan anak-anak yang sudah dewasa pun sering menangis mendengar lagu ini karena membayangkan perasaan orang tua mereka.

Singkatnya:

"Slipping Through My Fingers" adalah lagu tentang penyesalan manis seorang orang tua yang menyadari waktu bersama anak berlalu terlalu cepat, dan keinginan untuk kembali ke momen-momen kecil yang dulu dianggap biasa, tapi kini terasa sangat berharga.Lagu ini sering diputar di acara kelulusan, pernikahan, atau hari ibu karena maknanya yang universal dan bikin air mata jatuh. (RRI/Dewa Arta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....