Ajaran Agama Hindu: Semesta Jasmani Hyang Widhi
- 15 Sep 2025 06:35 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Dalam agama Hindu, alam semesta adalah perwujudan dari Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) dan bukan jasmani-Nya dalam arti fisik, tetapi lebih merupakan manifestasi atau ciptaan dari-Nya. Alam semesta merupakan bagian dari siklus penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan yang diciptakan dan diatur oleh Hyang Widhi, yang dapat dilihat melalui unsur-unsur pembentuk alam semesta atau Panca Mahabuta.
Ketut Wijana dari PHDI Kab Buleleng saat mengisi acara Religi Pagi di PRO 1 RRI Singaraja Senin (15/09/25) mengatakan alam semesta sering disebut Bhuana Agung dan badan diri manusia sebagai Bhuana Alit. Jadi ada beberapa konsep Hyang Widhi dan alam semesta.
Penciptaan dan Pemeliharaan:
Hyang Widhi (Brahman) adalah sumber segala sesuatu, termasuk alam semesta dan isinya, menurut kitab suci Weda. Brahma, sebagai manifestasi pencipta, menciptakan alam semesta dari diri-Nya sendiri.
Bentuk dan Fungsi:
Alam semesta yang bersifat siklus (penciptaan, pemeliharaan, penghancuran) dapat dilihat melalui manifestasi-Nya dalam berbagai bentuk seperti api, air, dan angin, yang diwujudkan dalam dewa-dewa.
Panca Mahabhuta:
Alam semesta terdiri dari lima unsur dasar yang disebut pañca mahābhūta: prithvi (padat), apah (cair), agni (api/cahaya), bayu (udara), dan akasa (ruang). Kelima unsur ini adalah bagian integral dari alam semesta dan menjadi bukti kehadiran Hyang Widhi di dalamnya.
Sedangkan hubungan manusia dan alam semesta terkait dengan:
Keselarasan:
Manusia adalah bagian tak terpisahkan dari alam semesta dan bertanggung jawab untuk menjaga keselarasan antara manusia dan lingkungan.
Penghormatan dan Tanggung Jawab:
Umat Hindu didorong untuk menghormati alam, menjaga sumber daya alam, dan melakukan praktik-praktik yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan alam semesta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....