Peran Sekolah Dalam Menanamkan Nilai Keindonesiaan

  • 04 Jul 2025 13:29 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tapi juga rumah kedua bagi siswa dalam membentuk karakter dan jati diri kebangsaan. Guru PPKN, Ni Putu Rahayu, S.Pd.m menyampaikan, nilai-nilai ke-Indonesiaan bersumber pada Pancasila, yang telah digali dari kepribadian bangsa Indonesia sejak proses panjang pembentukan negara.

Ia menekankan peran sekolah harus tumbuh menjadi lebih dari sekadar pengajaran akademik. Sekolah diharapkan mampu membentuk siswa menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual dan bijaksana dalam kehidupan. Dalam pelajaran PPKn, misalnya, 80% pembelajaran diarahkan pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman nilai demokrasi, toleransi, serta kemampuan menyelesaikan konflik.

“Sekolah harus menjadi tempat di mana siswa diajarkan untuk berdiskusi, menerima perbedaan, dan menemukan titik temu sebagai bangsa yang majemuk,” ucap Ni Putu Rahayu.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pendidikan harus disesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman siswa, sebagaimana pesan Ki Hadjar Dewantara. Guru perlu memahami bakat dan minat siswa serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.

Selain itu, kolaborasi antara guru dan orang tua dinilai sangat penting. Pendidikan karakter tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Perlu sinergi yang baik agar nilai-nilai Pancasila tetap menjadi fondasi yang kuat dalam pembentukan jati diri siswa.

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa keberhasilan pendidikan karakter sangat ditentukan oleh kolaborasi antara semua pihak sekolah, guru, orang tua, dan tentu saja para siswa itu sendiri. (RRI/Salsabil Tsabita)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....