Mengenal Pancoran di Pura Kedatuan Raksa Sidhi
- 18 Mar 2025 07:04 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Pura Kedatuan Raksa Sidhi terletak di Banja Soka Kawan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten tabanan. Pura ini dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu bagian Beji yang digunakan untuk penglukatan, dan bagian Pura yang digunakan untuk kegiatan persembahyangan baik sebelum atau sesudah melaksanakan penglukatan.
Sebelum melaksanakan persembahyangan dan penglukatan di Pura ini, pemedek diwajibkan untuk melakukan matur piuning terlebih dahulu di Dukuh, yakni tempat berstananya Ida Dukuh Sakti dengan tujuan memohon izin untuk melakukan aktivitas di sekitar area tersebut. Setelahnya, pemedek dapat turun ke bagian Beji untuk menjalani penglukatan.
Menurut informasi yang disampaikan oleh Mangku Gede selaku kepala mangku di Pura Kedatuan Raksa Sidhi, terdapat beberapa Pancoran yang perlu dilalui saat melukat. Pancoran-pancoran yang perlu dilalui pemedek untuk menjalani penglukatan, berikut rangkumannya:
1. Pancoran Ida Dukuh Sakti: Pancoran ini terletak di belakang dukuh yang merupakan pancoran pertama yang harus dilalui. Pancoran ini disebut sebagai Panglukatan Pikiran Inguh atau Stress karena diyakini dapat mengurangi beban pikiran setelah menjalani penglukatan di pancoran ini.
2. Pancoran Sang Hyang Pewenang Tapa: Pancoran ini disebut sebagai Panglukatan Nunas Perti Sentana karena dalam penglukatan ini, pemedek dapat memohon keturunan kepada Sang Hyang Pewenang Tapa Ibu Pertiwi.
3. Kelebutan Bunda Kanjeng Ratu: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon kharisma atau wibawa sehingga disebut sebagai Panglukatan Nunas Kharisma atau Wibawa.
4. Kelebutan Ratu Niang Sakti: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon kesembuhan, pengobatan atau jengu sehingga disebut sebagai Panglukatan Nunas Usadha.
5. Penglukatan Buddha: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon kebijaksanaan sehingga disebut sebagai Panglukatan Nunas Kawicakasanaan utawi Tathagata.
6. Penglukatan Sang Hyang Semara: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon jodoh sehingga disebut sebagai Panglukatan Nunas Pengasihan.
7. Penglukatan Dewi Gangga: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon petunjuk spiritual.
8. Penglukatan Brahma: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon petunjuk pengesengan.
9. Penglukatan Leluhur: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon pengampunan dari leluhur sehingga disebut sebagai Panglukatan Tebas Gering utawi Kutukan.
10. Penglukatan Ratu Biang Mas Melanting: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon kelancaran dalam pekerjaan dan juga rejeki.
11. Penglukatan Sang Hyang Wisnu Suci: Penglukatan ini merupakan penglukatan paling indah dari seluruh Penglukatan Beji Kedatuan. ini karena pada pancorannya Patung Dewa Wisnu yang dikelilingi pahatan seni arsitektur naga berkepala tiga. para pemedek dapat memohon perlindungan sehingga disebut sebagai Panglukatan Sarwa Satru.
12. Penglukatan Siwa Nilakanta: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon penghilangan racun.
13. Penglukatan Betari Danu: Pada pancoran ini, para pemedek dapat memohon terkait dengan pertanian.
14. Penglukatan Sang Hyang Aji Saraswati: Di atas pancoran ini terdapat patung Dewi Saraswati yang sangat memukau di mana dalam penglukatan ini para pemedek dapat memohon pengetahuan sehingga disebut sebagai Panglukatan Landep Ing Jnana.
15. Penglukatan Hyang Wismaya: Penglukatan Hyang Wismaya: Pada bagian atas pancoran ini terdapat patung Tualen, yang merupakan tokoh dalam tradisi pewayangan Bali yang terkenal gemar dalam memberikan petuah bijak. Dalam penglukatan ini, para pemedek memiliki kesempatan untuk memohon kesidhian.
Pura Kedatuan Raksa Sidhi memiliki pemandangan yang masih sangat asri. Keindahan alam dan kesejukan airnya berpadu dengan aura spiritual membuat pura ini bisa menjadi pilihan untuk melukat di Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....