Melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi
- 18 Mar 2025 06:09 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Melukat adalah salah satu prosesi pembersihan diri secara spiritual bagi umat Hindu di Bali. Tempat paling sering dipilih untuk melukat adalah mata air alami yang dianggap suci. Ada banyak tempat melukat di Bali, salah satunya di Pura Kahyangan Kedatuan Raksa Sidhi.
Pura Kedatuan Raksa Sidhi sempat viral di media sosial setelah sejumlah warganet mengunggah video saat prosesi melukat di pura itu. Salah satu yang ikonik adalah prosesi saat pemedek memeluk patung lembu di area pengelukatan itu yang dikenal dengan Lembu Nandhini
Sejarah Pura ini dimulai pada tahun 1990-an ketika masyarakat setempat dan orang-orang yang melakukan meditasi di Puncak Kedaton sering melihat cahaya dari kejauhan. Setelah ditelusuri lebih lanjut, cahaya tersebut ditemukan berasal dari Beji Kedatuan.
Oleh sebab itu, awalnya Beji ini dikenal sebagai Beji Sinar. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pemedek yang datang untuk melakukan penglukatan. Hal tersebut dikarenakan sumber dari mata air yang ada di penglukatan ini diyakini berasal dari Gunung Sanghyang. Akhirnya, informasi tentang pura ini semakin tersebar luas, dan setelah melalui proses pemugaran yang cukup panjang, terbentuklah Pura Kedatuan Raksa Sidhi yang dapat kita lihat saat ini.
Secara umum, area Pura ini dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu bagian beji yang digunakan untuk penglukatan dan bagian pura yang digunakan untuk kegiatan persembahyangan baik sebelum atau sesudah melukat. Untuk anda yang ingin melukat di Pura Kedatuan Raksa Sidhi. Pura ini berada di Banjar Soka Kawan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Lokasinya masih berdekatan dengan area sawah terasering di Jatiluwih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....