Mengenal Tradisi Upacara 3 Bulanan di Bali

  • 12 Mar 2025 08:04 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Upacara 3 bulanan merupakan upacara yang dilaksanakan ketika bayi telah berusia tiga bulan dalam penanggalan kalender Bali, yaitu pada 105 hari setelah kelahiran. Saat menginjak usia tersebut, panca indra bayi sudah aktif.

Aktifnya panca indra tersebut ke depannya bisa menimbulkan dampak positif dan negatif pada kesucian atman yang menjiwainya. Sehingga upacara 3 bulanan atau yang juga dikenal dengan istilah Nelu Bulanin di Bali secara umum bertujuan untuk membersihkan atau menyucikan bayi.

Selain itu, dalam kepercayaan Hindu, bayi yang baru lahir dianggap masih dalam keadaan cuntaka, atau kotor. Hal ini disebabkan karena bayi baru saja keluar dari rahim ibu, yang dianggap sebagai tempat yang kotor. Selain itu, bayi juga dianggap masih belum memiliki kekuatan spiritual yang cukup untuk melindungi dirinya dari pengaruh-pengaruh negatif.

Oleh karena itu, upacara 3 bulanan dilaksanakan untuk membersihkan bayi dari segala kotoran lahiriah dan batiniah. Hal ini dilakukan agar bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan bahagia, serta terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....