Vintage, Antik, dan Retro? Kenali Perbedaannya
- 18 Feb 2025 19:15 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Vintage adalah istilah yang diubah dari kata Prancis “vendage”, yang artinya anggur yang dipetik selama musim. Arti vintage lainnya juga bisa bermakna "periode asal atau pembuatan".
Kalau berbicara tentang vintage, tentu ini berkaitan juga dengan era di mana hal itu diproduksi.
Vintage dapat berarti suatu barang dari periode waktu tertentu, seperti istilah “vintage 1950-an”.
Namun, bisa berarti juga bahwa barang tersebut menunjukkan sisi terbaik dari kualitas tertentu.
Dengan kata lain, agar istilah vintage dapat diterapkan secara akurat, suatu barang harus representatif dan dikenali sebagai milik era di mana barang itu dibuat.
Lantas, bagaimana dengan gaya antik?
Barang antik adalah peninggalan atau benda zaman kuno. Barang antik juga bisa berarti karya seni, perabot, atau benda dekoratif yang dibuat setidaknya 100 tahun yang lalu.
Dalam konteks barang koleksi, barang antik sering kali dihargai karena usia, keunikan, dan kerajinan yang terlibat dalam pembuatannya.
Jadi, cukup jelas perbedaan antara vintage dan antik dari segi waktunya.
Jika vintage merujuk pada sesuatu yang berusia 20-100 tahun, lantas lebih dari itu disebut sebagai barang antik.
Apabila suatu barang tidak dapat dibuktikan berusia 100 tahun atau lebih, maka barang tersebut tidak boleh secara langsung disebut sebagai barang antik.
Lalu, bagaimana dengan retro?
Awalan retro”, seperti dalam retrograde atau retroactive, memiliki arti mundur dalam bahasa Latin.
Retro adalah sesuatu yang berkaitan dengan upaya menghidupkan kembali di masa kini.
Singkatnya, istilah retro biasanya digunakan untuk merujuk pada barang atau gaya yang meniru tren dari masa lalu.
Contohnya pakaian retro yang tengah populer akhir-akhir ini mengingatkan pada cara berpakaian di tahun 1960-an atau 1970-an.
Hal ini terutama dalam item mode masa lalu, nostalgia, atau berbau kuno.
Sementara itu dalam hal furnitur, gaya retro mungkin sebenarnya tidak tua, tetapi mengacu pada gaya masa lalu.
Biasanya, sesuatu hal disebut retro jika dibuat dalam 20 tahun terakhir.
Furniture retro sering kali dipandang sebagai reproduksi klasik dengan harga yang lebih murah, bila dibandingkan dengan barang antik.
Jika anda memiliki anggaran terbatas dalam mendesain rumah, furnitur retro adalah pilihan yang bagus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....