Bank Sampah Undiksha, Ubah Sampah Jadi Cuan
- 12 Sep 2026 12:17 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Bank Sampah Undiksha telah beroperasi sejak 2017 sebagai wadah pengelolaan sampah yang memberikan nilai ekonomi bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
- Pengelolaan Bank Sampah Undiksha dilakukan oleh mahasiswa melalui Kopma Citra Dana Undiksha dengan layanan terbuka untuk publik.
- Jenis sampah yang diterima mencakup kertas, botol plastik, botol kaca, kardus, duplek, dan galon yang dipilah kemudian dijual kepada mitra seperti Sado Eco Bank dan pengepul.
RRI.CO.ID, Singaraja - Bank Sampah Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengelola sampah sekaligus memperoleh nilai ekonomi. Bank Sampah Undiksha telah berjalan sejak 2017 dan dikelola mahasiswa melalui Kopma Citra Dana Undiksha. Layanannya terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.
Sampah yang diterima antara lain kertas, botol plastik, botol kaca, kardus, duplek, dan galon. Sampah kemudian dipilah dan dijual kepada mitra, seperti Sado Eco Bank dan pengepul.
Sekretaris Bank Sampah Undiksha, Komang Sri Wahyuni, mengatakan kegiatan ini tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan mahasiswa.
Sementara Koordinator Bank Sampah Undiksha, Kadek Anggi Putri Pratiwi, mengatakan pengelola tidak menerima bayaran karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi. Meski demikian, mahasiswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah serta akan memperluas edukasi melalui kolaborasi dengan organisasi mahasiswa di Undiksha.
“Untuk fee itu dari kami tidak ada. Walaupun secara finansial tidak (dapat), secara ilmu pastinya kami dapat,” ujarnya, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Bank Sampah Undiksha membuka layanan setiap Minggu pukul 14.00 hingga 17.00 Wita. Sampah yang disetorkan akan ditimbang dan hasilnya dapat diterima dalam bentuk uang tunai maupun nontunai.
Ke depan, pengelola berencana membuat berbagai produk kreatif dari sampah untuk mendukung edukasi. Bank Sampah Undiksha berharap semakin banyak mahasiswa dan masyarakat memilah serta menjual sampah daripada membuangnya sembarangan.
Anggota Bank Sampah Undiksha, Ni Kadek Astini, mengajak masyarakat lebih bijak mengelola sampah karena sampah yang dimanfaatkan dengan baik tidak hanya mengurangi masalah lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan.
“Sampah itu sangat berarti jika digunakan dengan baik ataupun diolah dengan baik dan dapat menjadi barang yang berguna. Jadi sampah bukan hanya masalah, tapi juga bisa mengatasi suatu masalah lainnya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....