Kesbangpol Buleleng Perkuat Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan kepada Mahasiswa
- 29 Agt 2026 21:18 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kesbangpol Kabupaten Buleleng menyelenggarakan sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan bertema 'Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju' di Kampus H.I Singaraja pada Kamis, 27 Agustus.
- Program sosialisasi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai fundamental Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membangun kesadaran kebangsaan yang kuat di kalangan generasi muda melalui pendidikan dan sosialisasi langsung.
RRI.CO.ID, Singaraja – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penguatan tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju” di Kampus H.I Singaraja, Kamis, 27 Agustus.
Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Buleleng, Ketut Simbayasa, mengatakan empat pilar kebangsaan menjadi landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki nasionalisme, patriotisme, dan tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa.

Menurutnya, pemahaman wawasan kebangsaan juga menjadi salah satu benteng dalam menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu persatuan dan keutuhan bangsa.
“Wawasan kebangsaan membantu generasi muda memahami sejarah dan budaya bangsa, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan sikap nasionalisme,” kata Simbayasa.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan materi dari empat narasumber. I Made Riyan Cahyadi membawakan materi Pancasila, Ni Putu Rahayu mengenai UUD 1945, I Putu Ari Sudiada mengenai Bhinneka Tunggal Ika, serta I Wayan Ngara mengenai NKRI.
Kesbangpol Buleleng berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai kebangsaan semakin kuat dan persatuan dalam keberagaman tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....