Inovasi Digital MI Nuha Singaraja, Bawa Madrasah Bersaing di Tingkat Kabupaten
- 28 Agt 2026 07:12 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- MI Nurul Huda Singaraja meluncurkan SIMINUHA, sebuah sistem informasi digital yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah.
- Aplikasi SIMINUHA telah tersedia di Play Store dan dapat diakses oleh pengguna untuk mendukung operasional madrasah secara digital.
- Inovasi ini dikembangkan melalui studi mendalam terhadap berbagai inovasi digital yang diterapkan di sekolah dan madrasah lain di Indonesia, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan spesifik MI Nuha Singaraja.
RRI.CO.ID, Singaraja – Madrasah di Kabupaten Buleleng terus mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Salah satunya dilakukan MI Nurul Huda (MI Nuha) Singaraja melalui pengembangan Sistem Informasi MI Nurul Huda atau SIMINUHA.
Kepala MI Nuha Singaraja, Andi Rishadi, mengatakan SIMINUHA berawal dari upaya mempelajari berbagai inovasi digital yang diterapkan sekolah dan madrasah di Indonesia. Inovasi tersebut kemudian dikembangkan sesuai kebutuhan madrasah hingga kini tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat diakses melalui Play Store.
Menurutnya, SIMINUHA tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga menyediakan berbagai layanan bagi siswa, guru, dan masyarakat. Saat ini terdapat sekitar 18 layanan dalam aplikasi tersebut, termasuk website dan sistem pembelajaran.
“SIMINUHA itu rumahnya, ada kamar-kamarnya lagi. Di dalam aplikasi tersebut ada 18 layanan, mulai dari website, pelajaran, rumah belajar, dan layanan lainnya,” ujar Andi dalam Dialog Interaktif Hai Bali Kenken RRI Singaraja, Kamis, 27 Agustus 2026.
Inovasi tersebut juga berhasil mengantarkan MI Nuha masuk dalam nominasi lomba inovasi dan kreasi tingkat Kabupaten Buleleng hingga meraih posisi tiga besar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Lewa Karma, mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menilai digitalisasi yang dilakukan madrasah menunjukkan bahwa lembaga pendidikan madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia menyebut, madrasah di Buleleng telah mulai mengembangkan layanan digital sejak masa pandemi COVID-19. Menurutnya, SIMINUHA menjadi salah satu contoh bahwa madrasah swasta juga mampu berkompetisi melalui inovasi.
“Ini merupakan pintu masuk untuk menunjukkan resistensi digitalisasi yang sudah diterapkan di madrasah dan dikembangkan,” katanya.
Lewa berharap inovasi serupa dapat diterapkan oleh madrasah lainnya sehingga pelayanan pendidikan semakin mudah dan dapat diakses masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....