Gianyar Juara Umum, Mila Yatmi Sabet Dua Gelar di Kejuaraan Pickleball SMANTIARA

  • 26 Agt 2026 15:26 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Gianyar keluar sebagai juara umum dalam SMANTIARA International Pickleball Championship kelima yang berlangsung pada 21 hingga 24 Agustus 2026 di SMAN 3 Singaraja, Kabupaten Buleleng.

Gianyar tampil dominan dengan mengoleksi lima medali emas, lima perak, dan dua perunggu. Mataram dan Klungkung menyusul dengan masing-masing empat medali emas, sementara Jembrana meraih dua emas dan Karangasem satu emas serta dua perak.

Di tengah persaingan tersebut, pelajar asal Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mila Yatmi, turut menorehkan prestasi membanggakan. Siswi kelas XII SMA Negeri 5 Mataram itu berhasil meraih dua gelar juara pertama pada nomor Women's Doubles Students Open dan Mixed Doubles Students Open.

Pada nomor Women's Doubles Students Open, Mila berpasangan dengan Ni Made Ari Adelya Sari dan berhasil menjadi juara pertama. Sementara pada Mixed Doubles Students Open, Mila berpasangan dengan Muhhamad Abid Firjatullah dan kembali meraih podium tertinggi.

Prestasi tersebut sekaligus memenuhi target yang telah dipatok Mila sebelum mengikuti kompetisi.

"Sangat berkesan karena sudah memenuhi target. Targetnya memang juara satu," ujar Mila.

Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari tersebut diikuti sekitar 200 atlet atau 101 pasang pemain dari Indonesia dan delapan negara. Para peserta internasional berasal dari Italia, Prancis, Finlandia, Wales, Australia, India, Kanada, dan Argentina.

Bagi Mila, tampil dalam kejuaraan yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah dan negara memberikan pengalaman tersendiri. Atlet berusia 17 tahun tersebut mengaku telah menekuni pickleball sejak 2023 dan terus aktif mengikuti berbagai kompetisi.

Ketertarikannya terhadap pickleball bermula karena olahraga tersebut dinilai mudah dan menyenangkan. Dari sekadar mencoba, Mila kemudian melihat peluang untuk mengembangkan olahraga tersebut menjadi prestasi.

"Karena easy and fun. Ngelihatnya cuman kayak lama-lama jadi prestasi," ungkapnya.

Menurut Mila, pickleball memiliki peluang besar untuk berkembang karena jumlah pemainnya masih belum sebanyak cabang olahraga lainnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dirinya terus menekuni olahraga yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja tersebut.

Prestasi di SMANTIARA International Pickleball Championship menambah catatan pengalaman Mila. Pada 2024, ia pernah meraih juara III tingkat nasional di Jakarta. Ia juga beberapa kali mengikuti kompetisi di Bali, termasuk di Gianyar, serta ambil bagian dalam ekshibisi pickleball pada ajang PON di Medan pada 2024.

Sementara itu, keberhasilan Gianyar menjadi juara umum menunjukkan dominasi atlet daerah tersebut dalam berbagai kategori yang dipertandingkan. Selain lima emas, Gianyar juga mengoleksi lima perak dan dua perunggu.

Buleleng menjadi daerah dengan perolehan medali perak dan perunggu terbanyak, yakni tujuh perak dan sembilan perunggu. Denpasar mengoleksi dua perak dan satu perunggu, sedangkan Tabanan meraih dua medali perunggu.

Mila berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman bertanding, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan Mila meraih dua gelar juara pertama di tengah persaingan atlet dari berbagai daerah dan negara menjadi salah satu catatan menarik dalam SMANTIARA International Pickleball Championship kelima. Ajang tersebut sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya minat dan potensi atlet muda dalam olahraga pickleball.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....