Perpustakaan Keliling dan Trauma Healing Dampingi Anak Pengungsi Gempa di Sikka

  • 19 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Sikka - Upaya pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, tidak hanya dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan dasar. Dukungan psikososial juga diberikan kepada pengungsi, terutama anak-anak yang masih berada di lokasi pengungsian.

Salah satunya berlangsung di GOR Samador, Sikka, Selasa (18/8/2026), melalui kegiatan trauma healing dan layanan perpustakaan keliling yang dihadirkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka.

Perpustakaan keliling menyediakan berbagai bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan anak-anak selama berada di pengungsian. Kehadiran layanan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga aktivitas belajar dan bermain anak di tengah situasi darurat.

Selain membaca, anak-anak mengikuti kegiatan trauma healing dengan berbagai aktivitas interaktif. Permainan edukatif, bercerita, bernyanyi, hingga kegiatan kelompok dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi anak-anak.

Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan mengekspresikan perasaan setelah menghadapi situasi bencana. Pendamping mengajak mereka bermain dan beraktivitas sesuai usia sehingga rutinitas yang lebih normal tetap dapat berlangsung di tengah pengungsian.

BNPB menyebut dukungan psikososial menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Pemulihan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pangan, tempat tinggal, dan layanan kesehatan, tetapi juga kondisi psikologis serta sosial masyarakat terdampak.

Layanan seperti trauma healing dan perpustakaan keliling diharapkan dapat terus dilakukan selama warga masih berada di pengungsian. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, agar proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung secara menyeluruh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....