SLB Negeri 1 Buleleng Bekali Siswa Berkebutuhan Khusus dengan Keterampilan

  • 13 Agt 2026 15:19 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • SLB Negeri 1 Buleleng memberikan pendidikan vokasi kepada siswa berkebutuhan khusus sejak jenjang SMP untuk mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan setelah lulus.
  • Program keterampilan vokasi semakin difokuskan ketika siswa memasuki jenjang SMA dengan penekanan pada keahlian praktis yang relevan dengan dunia kerja.
  • Pendekatan pendidikan holistik di SLB Negeri 1 Buleleng menggabungkan pembelajaran akademik dengan pengembangan keterampilan vokasi untuk meningkatkan kemandirian siswa penyandang disabilitas.

RRI.CO.ID, Singaraja – SLB Negeri 1 Buleleng terus membekali siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai keterampilan sebagai persiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Wakasek Bidang Kesiswaan SLB Negeri 1 Buleleng, Made Vica Erchynta, S.Pd., M.Pd., mengatakan pendidikan vokasi mulai diberikan sejak jenjang SMP dan semakin difokuskan ketika siswa memasuki jenjang SMA.

“Untuk keterampilan dan vokasi itu kita ada banyak, ada tata kecantikan, tata sablon, tata boga, tata busana,” ujar Made Vica.

Siswa diberikan kesempatan memilih keterampilan sesuai minat dan bakat masing-masing. Guru turut memberikan pendampingan apabila siswa masih belum mengetahui potensi yang dimilikinya. Saat ini, keterampilan yang cukup banyak diminati siswa yakni cetak saring atau sablon serta tata boga.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Drs. Made Winarsa, menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan anak. Pendidikan yang diberikan sekolah perlu dilanjutkan melalui pendampingan orang tua di rumah.

“Kalau di sekolah, kami guru-guru yang membinanya. Kalau di rumah, itu orang tua yang harus membina. Kita sama-sama harus berkesinambungan,” kata Made Winarsa.

Ia juga mengajak masyarakat menghilangkan stigma negatif terhadap SLB. Menurutnya, anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan perlu mendapatkan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Made Vica berharap masyarakat tidak lagi berfokus pada keterbatasan anak berkebutuhan khusus, tetapi melihat kemampuan serta pencapaian yang mampu mereka raih. Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai penting agar anak dapat berkembang secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....