Generasi Muda Didorong Kembangkan Pangan Lokal Buleleng

  • 08 Agt 2026 22:54 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Generasi muda didorong untuk mengembangkan pangan lokal Buleleng dengan menambahkan inovasi dan tampilan produk yang sesuai dengan selera konsumen modern.
  • Perubahan pola konsumsi anak muda yang dipengaruhi tren media sosial menjadi tantangan utama dalam mempertahankan minat terhadap pangan lokal.
  • Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Luh Pastiniasih menekankan pentingnya strategi adaptif untuk menjaga relevansi produk pangan tradisional di era digital.

RRI.CO.ID, Singaraja - Generasi muda didorong ikut mengembangkan pangan lokal Buleleng dengan menghadirkan inovasi dan tampilan produk yang sesuai dengan selera kekinian.

Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Luh Pastiniasih, mengatakan perubahan pola konsumsi anak muda yang dipengaruhi tren media sosial menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan minat terhadap pangan lokal.

Menurutnya, pangan lokal sebenarnya dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis makanan modern tanpa menghilangkan bahan utama yang berasal dari potensi daerah.

“Pangan lokal itu sebenarnya bisa saja diolah sampai menjadi bentuk kekinian seperti sekarang itu, dengan memperhatikan nilai gizinya,” kata Luh Pastini.

Ia mencontohkan talas yang tidak hanya dapat diolah menjadi makanan tradisional, tetapi juga dikembangkan menjadi puding, kue, jajanan kekinian, hingga bakso. Kreativitas tersebut diperlukan agar pangan lokal mampu mengikuti perkembangan selera konsumen.

Untuk mendorong kreativitas masyarakat, Dinas terkait juga menyiapkan berbagai kegiatan pembinaan serta lomba kreasi pangan lokal yang melibatkan masyarakat umum dan pelajar SMK. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menggali ide baru dalam mengolah pangan lokal sesuai karakter dan kebutuhan generasi muda.

Luh Pastini menilai regenerasi petani juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pangan lokal. Jika generasi muda tidak tertarik bertani, ketersediaan bahan baku pangan lokal dikhawatirkan ikut terancam.

Karena itu, generasi muda perlu diberikan pemahaman bahwa sektor pertanian memiliki peluang ekonomi dan dapat dikembangkan dengan berbagai inovasi teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....