BMKG: Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Bali
- 24 Jul 2026 13:47 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III mengimbau masyarakat dan wisatawan di Bali untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan hujan yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BBMKG Wilayah III, Brian Eko Permadi, mengatakan peningkatan kecepatan angin dalam beberapa hari terakhir merupakan fenomena yang lazim terjadi pada periode musim timur, yakni Juni hingga Agustus, akibat pengaruh angin monsun Australia.
"Untuk wilayah Bali bagian selatan, angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 17 knot atau sekitar 31 kilometer per jam yang terpantau pada 23 Juli 2026 di Stasiun Meteorologi I Gusti Ngurah Rai," katanya kepada RRI, Jumat 24 Juli 2026.
Sementara itu, kecepatan angin tertinggi tercatat di Stasiun Klimatologi Jembrana yang mencapai 23 knot atau sekitar 42 kilometer per jam.
| Baca juga: Bali Masuki Kemarau, BPBD Keluarkan Waspada |
Selain angin kencang, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah Bali bagian barat, utara, dan tengah dalam tiga hari ke depan, terutama pada siang hingga sore hari.
Menurut Brian, kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya gelombang Rossby ekuatorial di sekitar wilayah Bali yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai hujan yang dapat turun secara tiba-tiba, disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.
Masyarakat dan wisatawan juga diharapkan terus memantau informasi cuaca serta peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca buruk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....