Moderasi Beragama dalam Perspektif Hindu Tekankan Sikap Bijaksana
- 22 Jul 2026 19:40 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Moderasi beragama dalam ajaran Hindu dimaknai sebagai sikap menghargai perbedaan dan mengedepankan kebijaksanaan dalam menyikapi persoalan masyarakat.
- Dewa Gede Bayu Segara, Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, menyampaikan pandangan ini dalam Dialog Moderasi Beragama di Pro 1 RRI Singaraja.
- Dialog moderasi beragama merupakan forum untuk mendiskusikan cara bijaksana dalam menghadapi berbagai isu sosial kemasyarakatan di tingkat lokal.
RRI.CO.ID, Singaraja – Moderasi beragama dalam ajaran Hindu tidak hanya dimaknai sebagai sikap menghargai perbedaan, tetapi juga mengedepankan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Dewa Gede Bayu Segara, dalam Dialog Moderasi Beragama di Pro 1 RRI Singaraja.
Menurutnya, salah satu nilai penting dalam ajaran Hindu yang mendukung moderasi beragama adalah konsep wiwike atau kebijaksanaan. Nilai tersebut mengajarkan umat untuk bersikap arif sebelum mengambil keputusan maupun memberikan penilaian terhadap suatu persoalan.
"Ketika kita lebih bijaksana menyikapi suatu permasalahan, maka kita sudah termasuk orang yang moderat," ujarnya.
Ia mencontohkan adanya perbedaan tradisi dan tata cara pelaksanaan ajaran Hindu di Bali Utara dan Bali Selatan. Perbedaan tersebut, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menyalahkan, melainkan dipahami sebagai kekayaan budaya yang tetap berada dalam koridor ajaran Hindu.
Dewa menegaskan, khususnya bagi penyuluh agama, diperlukan kebijaksanaan agar tidak memaksakan satu pakem kepada masyarakat yang memiliki latar belakang tradisi berbeda. Dengan demikian, nilai moderasi dapat terus terjaga di tengah keberagaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....