BGN Hentikan sementara Program MBG saat Libur Sekolah untuk Perbaiki Tata Kelola

  • 20 Jun 2026 17:46 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Program Makan Bergizi Gratis
  • MBG
  • Badan Gizi Nasional
  • BGN
  • Agustina Arumsari
  • tata kelola program
  • evaluasi program
  • SPPG
  • gizi anak
  • libur sekolah

RRI.CO.ID, Singaraja Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur sekolah. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola program sekaligus melakukan penyesuaian operasional selama peserta didik tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Deputy Head dan Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, mengatakan penghentian sementara tersebut tidak hanya berkaitan dengan efisiensi anggaran, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat manajemen pelaksanaan program di lapangan.

Menurutnya, selama masa liburan sekolah, kebutuhan distribusi makanan kepada peserta didik mengalami penurunan karena sebagian besar penerima manfaat tidak berada di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, pemerintah memanfaatkan periode tersebut untuk melakukan penataan dan evaluasi program.

"Penghentian sementara ini ditujukan untuk meningkatkan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran," kata Agustina.

Saat ini, terdapat 27.820 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung distribusi makanan bergizi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan penghentian operasional selama 18 hari dan insentif harian sebesar Rp6 juta per SPPG, BGN memperkirakan adanya penghematan anggaran lebih dari Rp3 triliun.

BGN memastikan penghentian tersebut hanya berlaku selama masa libur sekolah dan tidak akan memengaruhi keberlanjutan program dalam jangka panjang. Setelah kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung, layanan MBG akan kembali dioperasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah berharap evaluasi dan penataan yang dilakukan selama masa jeda ini dapat meningkatkan efektivitas Program MBG dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak Indonesia serta memperkuat kualitas pelaksanaan program di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....