Bali Mulai Kering, BMKG Keluarkan Peringatan

  • 11 Jun 2026 12:32 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Sejumlah wilayah di Bali mulai mengalami peningkatan hari tanpa hujan seiring berlangsungnya musim kemarau. Berdasarkan Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) Provinsi Bali yang diperbarui pada 10 Juni 2026, kondisi kekeringan di Pulau Dewata bervariasi mulai dari kategori sangat pendek hingga kategori panjang.

Stasiun Klimatologi Bali mencatat HTH di sejumlah wilayah berada pada rentang 1 hingga 30 hari berturut-turut tanpa hujan. Bahkan terdapat lokasi yang mengalami periode tidak turun hujan hingga hampir satu bulan.

Kondisi tersebut sejalan dengan distribusi curah hujan yang relatif rendah di sebagian besar wilayah Bali. Selama periode pengamatan terakhir, curah hujan tercatat berkisar antara 0 hingga 58,2 milimeter per dasarian.

Dalam evaluasi iklim terbaru, BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan yang berpeluang terjadi di wilayah Bali bagian barat, utara, dan selatan. Dampak yang mungkin muncul antara lain berkurangnya ketersediaan air bersih, menurunnya debit sumber air, serta meningkatnya risiko kebakaran lahan pada daerah yang rentan.

Meski demikian, peluang hujan masih diperkirakan terjadi pada periode 11–20 Juni 2026, terutama di wilayah Kecamatan Selat dan Sidemen, Kabupaten Karangasem.

BMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana dan terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....