WALUBI Buleleng Gelar Beragam Kegiatan Sosial Sambut Waisak 2570 BE
- 31 Mei 2026 22:59 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Umat Buddha di Kabupaten Buleleng menyambut Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era Tahun 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan masyarakat luas.
Ketua WALUBI Kabupaten Buleleng, Wiharta Harijana, menjelaskan bahwa tema Waisak tahun ini adalah "Dhamma Menjaga Perdamaian Dunia".
Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi global saat ini yang diwarnai berbagai tantangan dan konflik. Melalui pengamalan Dhamma atau ajaran Buddha, masyarakat diajak untuk memperkuat toleransi, kebersamaan, serta menciptakan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.
"Tema tahun ini sangat indah karena mengajak kita menjaga nilai-nilai kebaikan, memperkuat toleransi, dan membangun kebahagiaan bersama bagi seluruh umat manusia," ujarnya.
Dalam rangka menyambut Waisak, umat Buddha di Buleleng telah melaksanakan berbagai kegiatan sejak awal Mei. Salah satunya adalah pendalaman Dhamma yang dilakukan di masing-masing vihara sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang hari suci Waisak.
Selain kegiatan keagamaan, WALUBI Buleleng juga menggelar bakti sosial di Taman Makam Pahlawan pada 10 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud penghormatan kepada para pahlawan sekaligus bentuk kepedulian sosial umat Buddha kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan lainnya adalah donor darah yang dipusatkan di Vihara Giri Manggala, Alasangker. Kegiatan kemanusiaan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Puncak perayaan Waisak akan dilaksanakan pada 31 Mei 2026 tepat pada detik-detik Waisak yang jatuh pukul 16.44.44 WITA. Perayaan tersebut akan berlangsung di vihara-vihara yang tersebar di Kabupaten Buleleng.
Tahun ini umat Buddha di Bali juga mendapatkan kehormatan dengan kedatangan puluhan bhikkhu dari berbagai negara dalam kegiatan Walk for Peace atau jalan damai. Bali menjadi lokasi awal perjalanan para bhikkhu yang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jawa sebagai bagian dari rangkaian perayaan Waisak nasional.
Dalam dialog tersebut, Bagus Wiharta juga mengajak masyarakat yang ingin berkunjung ke vihara saat perayaan Waisak untuk tidak ragu datang. Menurutnya, siapa pun dapat berkunjung dengan tetap menjaga kesopanan dan menghormati kegiatan ibadah yang sedang berlangsung.
Ia berharap seluruh rangkaian perayaan Waisak 2026 dapat berjalan lancar serta membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kebaikan bagi masyarakat Buleleng maupun Indonesia secara umum.
"Semoga perayaan Waisak tahun ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....