Peran Edukasi dan Media Sosial Dinilai Efektif Bangun Budaya Siaga Bencana

  • 09 Apr 2026 00:09 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Peran Edukasi
  • Media Sosial
  • Efektif
  • Budaya
  • Siaga Bencana

RRI.CO.ID, Singaraja — Upaya membangun budaya siaga bencana di tengah masyarakat tidak hanya bergantung pada simulasi lapangan, tetapi juga memerlukan edukasi berkelanjutan serta pemanfaatan media sosial secara bijak.

Staf Umum PMI Buleleng, Kadek Bayu Mahendra, menilai bahwa perubahan pola pikir masyarakat dari reaktif menjadi proaktif harus dimulai dari edukasi sejak dini, termasuk di lingkungan keluarga dan sekolah.

“Kesadaran itu harus dibangun dari bawah, mulai dari anak-anak. Kita bisa edukasi di sekolah, nanti mereka yang akan menyampaikan kembali ke keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana efektif untuk menyebarkan informasi kebencanaan secara cepat. Informasi terkait cuaca, peringatan dini, hingga langkah mitigasi dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum menyebarkannya. Pasalnya, maraknya berita hoaks dapat memicu kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat.

“Media sosial itu sangat efektif, tapi masyarakat harus bijak. Pastikan informasi berasal dari sumber terpercaya seperti pemerintah atau lembaga resmi,” katanya.

PMI Buleleng juga aktif memanfaatkan media sosial untuk memberikan edukasi, termasuk informasi stok darah dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Selain itu, organisasi ini turut melakukan sosialisasi kebencanaan melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah.

Kadek Sumardi menambahkan bahwa perubahan mindset masyarakat tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui contoh nyata dan konsistensi.

“Kalau hanya imbauan tanpa contoh, sulit mengubah pola pikir. Harus dimulai dari diri sendiri, baru mengajak orang lain,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan bencana dapat menjadi budaya yang melekat, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....