Solidaritas Alumni Smansa 2005 Bantu Korban Banjir Bandang
- 15 Mar 2026 11:03 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Rasa solidaritas ditunjukkan para alumni SMA Negeri 1 Singaraja (Smansa) 2005 dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan Seririt. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana khususnya yang ada di Dusun Alasarum, Minggu, 15 Maret 2026.
Perwakilan alumni Smansa 2005 Gede Kajeng Eka Sumertawan, mengatakan kegiatan ini lahir dari rasa empati para alumni setelah melihat kondisi warga yang terdampak banjir bandang. Aksi sosial ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan para alumni dari angkatan 2005. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga pascabencana.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah, memenuhi kebutuhan pokok pangan secara tepat dan tepat saat darurat, serta mempercepat proses pemulihan kondisi sosial pascabencana” ujarnya.
Kajeng menambahkan, paket sembako diberikan kepada 66 KK yang terdampak. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang berupaya bangkit setelah bencana.
“Kami sadar bantuan ini mungkin tidak sepenuhnya menutup kebutuhan warga, namun kami berharap dapat membantu mereka melewati masa sulit ini,” ucap pria yang akrab disapa Kajeng ini.
Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan, Luh Wiyanti, mengungkapkan rasa syukur atas banyaknya kepedulian yang diberikan kepada warga terdampak bencana. Warga Banjar Dinas Alas Arum ini menyebut kondisi warga saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya dengan berbagai bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah maupun masyarakat khususnya para alumni Smansa 2005.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Setelah banjir bandang, banyak kebutuhan yang harus kami penuhi kembali seperti keperluan dapur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bapak ibu dilancarkan rejekinya,” katanya terharu.
Hal serupa juga disampaikan Ketut Ariani yang mengaku terharu dengan kepedulian para alumni. Bantuan ini baginya sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehati-hari, mengingat hingga saat ini ia belum bisa kembali bekerja.
"Dapet bantuannya dari sini, masih belum bisa kerja," ucapnya.
Melalui kegiatan sosial ini, para alumni Smansa 2005 berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....