Jembrana Jaring Aspirasi Anak Muda Lewat Musrenbang Kekinian

  • 08 Feb 2026 08:41 WIB
  •  Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana mengemas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan cara berbeda. Tidak lagi kaku dan formal, Musrenbang Tematik Kepemudaan digelar santai dengan menyasar langsung kalangan generasi muda.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna memilih “nongkrong bareng” anak muda dalam forum Musrenbang yang dikolaborasikan dengan Komunitas Lokal Prespektif Jembrana. Kegiatan berlangsung di salah satu ruang UMKM Jembrana, Sabtu, 7 Februari 2026 malam. 

Tanpa podium dan meja rapat, suasana diskusi berlangsung cair. Bupati dan Wabup duduk sejajar dengan peserta, mendengar langsung berbagai aspirasi, ide kreatif hingga kritik yang disampaikan secara terbuka oleh anak-anak muda Jembrana.

Bupati Kembang Hartawan menegaskan, pendekatan seperti ini sengaja dilakukan agar pemerintah bisa menangkap kebutuhan riil generasi muda yang selama ini kerap tak tersuarakan dalam forum formal.

“Musrenbang tidak harus selalu identik dengan rapat resmi. Lewat diskusi santai seperti ini, aspirasi anak muda bisa muncul lebih jujur dan apa adanya. Ini tetap musrenbang, hanya dikemas dengan cara yang lebih kekinian,” ujarnya.

Beragam isu strategis mengemuka dalam diskusi tersebut. Mulai dari persoalan kesehatan mental, pendidikan khususnya peluang beasiswa, lapangan kerja, pengembangan ruang kreatif (creative hub), ekonomi kreatif, UMKM dan kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi digital serta upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Jembrana.

Seluruh masukan tersebut dicatat oleh Pemkab Jembrana sebagai bahan penyusunan perencanaan pembangunan daerah ke depan. Bupati Kembang menekankan, generasi muda harus diposisikan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.

Ia berharap, musrenbang tematik ini mampu mendorong anak muda lebih aktif terlibat dan berani menyampaikan gagasan untuk kemajuan Jembrana.

Respons positif datang dari para peserta. Mereka menilai konsep tanpa sekat birokrasi membuat aspirasi lebih mudah disampaikan dan didengar langsung oleh pengambil kebijakan.

Sejumlah usulan konkret disampaikan, di antaranya pemberian beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3 bagi putra-putri Jembrana, penguatan pelatihan kewirausahaan dan UMKM, hingga keberlanjutan program subsidi kredit bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dinilai telah memberi manfaat bagi kalangan muda.

Selain itu, persoalan kesehatan mental yang banyak dialami generasi muda juga menjadi perhatian. Peserta berharap adanya pendampingan dan program khusus dari instansi terkait.

Melalui Musrenbang Tematik Kepemudaan ini, Pemkab Jembrana menegaskan komitmennya menghadirkan perencanaan pembangunan yang inklusif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Jembrana Ny. Drg. Ani Setiawarini, Sekda Jembrana Made Budiasa, Kelompok Ahli Bupati, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....