​SMPN 7 Singaraja Inovatif di Tengah Keterbatasan Digital

  • 17 Okt 2025 11:39 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Dalam menjalankan program kolaboratif bersama Global Citizen, SMP Negeri 7 Singaraja menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan perangkat digital dan jaringan internet di kalangan siswanya.

Kepala SMPN 7 Singaraja, Ni Ketut Santi Heppy, S.Pd., M.Pd., menyebutkan meski tidak semua siswa memiliki gawai pribadi atau akses internet stabil, sekolah tetap mencari solusi agar proses pembelajaran daring tetap berjalan.

“Tantangan kami memang di sarana, karena program Global Citizen ini berbasis online. Banyak anak tidak punya HP atau jaringan sulit, tapi kami atur jadwal dan ruang belajar bersama agar mereka tetap bisa ikut,” ucapnya.

Program Global Citizen yang sudah berjalan selama setahun ini mencakup kegiatan English Story Night dan bootcamp karakter, yang bertujuan menumbuhkan kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir global pada siswa.

Sementara itu, Pengawas Manajerial Disdikpora Kabupaten Buleleng, Putu Widi Ciptaningsih, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya SMPN 7 Singaraja yang tetap mampu berinovasi di tengah keterbatasan fasilitas digital.

“Di sini kita melihat bagaimana sekolah kita SMPN 7 Singaraja ini merespon atau menanggapi sebuah peluang yang sangat bagus. Karena kegiatan Global Citizen ini kan tidak hanya berfokus pada karakter ya. Tetapi juga bagaimana menjadikan anak-anak itu mampu beradaptasi dengan dunia luar,” ujar Widi Cipta

Melalui strategi adaptif, dukungan guru, dan keterlibatan orang tua, SMPN 7 Singaraja berhasil menjaga semangat belajar siswa agar tetap relevan dengan tuntutan zaman. Program ini juga menjadi bukti bahwa transformasi digital di sekolah negeri tidak hanya soal ketersediaan teknologi, tetapi juga tentang kemauan dan kolaborasi. (RRI/Salsabil Tsabita)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....