Kendaraan Logistik Antri di Gilimanuk

  • 31 Mar 2026 13:16 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Ratusan kendaraan barang terlihat mengantri panjang untuk masuk ke Pelabuhan Gilimanuk, Selasa 31 Maret 2026 siang. Kepadatan tak hanya terjadi di area parkir pelabuhan, namun antrean truk logistik juga meluber hingga ke ruas jalan utama menuju pintu masuk pelabuhan.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) pada sejumlah kapal yang beroperasi di lintasan Gilimanuk–Ketapang. Skema tersebut diberlakukan guna mempercepat penanganan antrean kendaraan arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang hingga H+9 Lebaran masih mengalami kepadatan.

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut percepatan layanan menjadi langkah utama untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan bahwa kunci pengendalian kepadatan pada kecepatan layanan di lapangan. Ia menjelaskan, melalui pola TBB, kapal tidak berlama-lama bersandar di dermaga. Setelah proses bongkar, kapal segera kembali berlayar sehingga pergerakan kendaraan tetap terjaga.

“Yang kami jaga adalah ritme layanan tetap bergerak. Antrean bisa saja terjadi saat puncak, namun tidak boleh sampai terhenti,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, waktu bongkar muat kapal terus dipercepat dengan rata-rata sekitar 35 menit setiap siklus layanan. Dengan durasi yang lebih singkat, rotasi kapal menjadi lebih optimal dan kapasitas angkut meningkat. Selain itu, jumlah kapal yang dioperasikan juga ditambah menjadi 34 unit dari kondisi normal 28 kapal. Sebanyak 22 kapal di antaranya menerapkan pola TBB di sejumlah dermaga, seperti Dermaga 3, MB 4, LCM, dan Bulusan. Operasional ini turut diperkuat dengan empat kapal tambahan guna menjaga stabilitas layanan penyeberangan.

Sementara itu data yang dihimpun, untuk kendaraan yang keluar Bali pada H+8, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 30 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 227 trip. Dengan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai 20.086 orang atau turun 12,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 22.914 orang.

Sedangkan roda dua yang telah menyeberang pada H+8 mencapai 1.241 unit atau naik 7,9% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 1.150 unit. Kendaraan roda empat mencapai 1.694 unit atau turun 15,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.996 unit.

Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.076 unit atau turun 31,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.563 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 396 unit atau turun 14,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 464 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 4.407 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk pada H+8 atau turun 14,8% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 5.173 unit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....