Tiket Penyeberangan di Kios Dikeluhkan Mahal, ASDP Imbau Gunakan Ferizy
- 31 Mar 2026 12:21 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Arus mudik dan balik Lebaran di lintasan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk diwarnai keluhan dari para pengguna jasa. Sejumlah pemudik mengaku harus merogoh kocek lebih dalam saat membeli tiket melalui gerai atau loket yang tersebar di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Keluhan dominan datang dari pengendara sepeda motor. Mereka menyebut tarif tiket yang dibeli di gerai berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu per unit. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan tarif normal sebelum masa Lebaran.
Kondisi ini memunculkan kebingungan di kalangan pemudik. Pasalnya, PT ASDP Indonesia Ferry justru memberikan potongan tarif hingga 21 persen selama periode Lebaran. Untuk sepeda motor, tarif yang semula sekitar Rp 31 ribu turun menjadi kurang lebih Rp 18 ribu. Setelah ditambah biaya administrasi perbankan, total pembayaran berkisar Rp 21 ribu. Namun, potongan harga tersebut hanya berlaku bagi pengguna yang membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi Ferizy. Sementara pembelian melalui gerai di pinggir jalan tidak mendapatkan diskon, sehingga harga yang dibayarkan menjadi lebih mahal.
Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, Senin 30 Maret 2026 menegaskan bahwa penjualan tiket resmi hanya dilayani melalui aplikasi Ferizy dengan tambahan biaya administrasi yang wajar. Ia menjelaskan, selisih harga terjadi karena pilihan metode pembelian. Tiket yang dibeli melalui aplikasi mendapatkan potongan harga, sedangkan pembelian di gerai tidak termasuk dalam program tersebut.
Selain itu, pihak ASDP menegaskan tidak memiliki kerja sama dengan gerai penjualan tiket yang banyak ditemukan di sepanjang jalur menuju pelabuhan. Kerja sama resmi, menurutnya, hanya dilakukan dengan perbankan yang tergabung dalam Himbara untuk sistem pembayaran.
ASDP pun mengimbau masyarakat agar membeli tiket melalui aplikasi Ferizy. Selain lebih praktis, tarif yang diperoleh juga lebih terjangkau dibandingkan pembelian di gerai tidak resmi.
Sementara itu, Polsek Gilimanuk menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan pengecekan bersama pihak ASDP dan paguyuban loket tiket setempat. Kepolisian berkomitmen memastikan layanan tiket di kawasan Gilimanuk berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....