Antrean Mudik Gilimanuk Mengular, Pemudik Menunggu 24 Jam

  • 16 Mar 2026 20:40 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Antrian panjang masih mewarnai arus mudik Lebaran tahun ini di Pelabuhan Gilimanuk. Ribuan pemudik yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk mengantre hingga hampir 24 jam akibat padatnya kendaraan menuju pelabuhan.


Lonjakan jumlah kendaraan dan penumpang juga mulai terlihat signifikan sejak H-6 Lebaran. Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 247 trip kapal yang melayani penyeberangan Bali–Jawa. Total penumpang yang menyeberang mencapai 80.416 orang, meningkat 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 60.099 orang.

Arus masih terpantau tinggi pada Senin, 16 Maret 2026. Ekor antrian hingga masuk jalan utama Denpasar-Gilimanuk ke arah Gilimanuk hingga sekitar 22 kilometer.

Salah seorang pemudik asal Kabupaten Jembrana, Putu Witari, mengaku harus menunggu hampir satu hari sebelum akhirnya bisa menaiki kapal menuju Jawa. Ia bersama keluarganya hendak pulang ke Kuningan, Jawa Barat.

Witari mengatakan, ia berangkat dari rumahnya di Jembrana pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 08.45 WITA. Namun perjalanan langsung terhambat ketika memasuki wilayah Desa Kaliakah karena kendaraan sudah tidak dapat bergerak akibat kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

“Biasanya tidak seperti ini. Tahun-tahun sebelumnya arus mudik relatif lancar,” ujarnya. Menurutnya, antrean kendaraan di jalan Denpasar-Gilimanuk membuat perjalanan menuju pelabuhan berlangsung sangat lama. Sekitar pukul 12.00 WITA ia masih berada di kawasan Banyubiru. Kemacetan baru sedikit terurai ketika memasuki Desa Melaya sekitar pukul 18.00 WITA.
Namun antrean kembali terjadi di Banjar Sumbersari sekitar pukul 19.00 WITA. Kemacetan juga sempat ia alami di kawasan Hutan Cekik pada Senin, Senin 16 Maret 2026 dinihari sekitar pukul 00.21 WITA.

“Pukul 06.40 WITA akhirnya bisa naik kapal menuju Pelabuhan Ketapang, hampir sehari semalam untuk jarak dari Negara ke Gilimanuk, ” katanya.

Menurutnya, kemacetan diduga dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan serta masih beroperasinya truk besar dan kendaraan sumbu tiga di jalur menuju pelabuhan.

Keluhan serupa disampaikan pemudik lain Rizki, warga Tabanan yang hendak pulang ke Banyuwangi. Ia mengaku berangkat dari Denpasar pada Sabtu 14 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WITA dan baru tiba di kawasan Hutan Cekik, Melaya, pada Minggu 15 Maret 2026 pukul 11.36 WITA.

“Saya dari Denpasar sudah 24 jam di jalan dan baru sampai di sini. Antrean paling lama terjadi di wilayah Jembrana menuju pelabuhan,” katanya.

Menurutnya, kemacetan arus mudik tahun ini jauh lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu kemacetan masih tergolong ringan dan arus kendaraan masih bisa bergerak.

Sementara itu, data Posko Gilimanuk menunjukkan jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang pada H-6 mencapai 18.306 unit atau meningkat 52,7 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 11.987 unit.

Kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit atau naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.620 unit.

Adapun kendaraan truk tercatat 1.590 unit atau turun 13,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.835 unit. Sedangkan jumlah bus mencapai 945 unit atau meningkat 39 persen dibandingkan 680 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-6 tercatat 25.885 unit. Angka tersebut meningkat 35,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19.122 unit.

Sementara itu, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H-6 tercatat 232.640 orang atau naik tipis 0,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 232.518 orang.

Untuk total kendaraan selama periode tersebut tercatat 74.762 unit atau meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 70.892 unit. Jumlah tersebut melonjak cukup tinggi dibandingkan hari biasa.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....