ASDP Tambah 7 Kapal Urai Kemacetan di Gilimanuk

  • 15 Mar 2026 15:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan total 35 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk ferry route untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang penutupan sementara layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan penambahan armada dilakukan guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir. Ia menjelaskan, dari pola operasional normal sebanyak 28 kapal, kini ditambah tujuh kapal sehingga total armada yang melayani penyeberangan mencapai 35 unit dan beroperasi secara bergantian selama 24 jam.

Menurut Windy, pengoperasian kapal secara nonstop tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan kendaraan sehingga antrean yang terjadi di pelabuhan dapat terurai secara bertahap.

Lonjakan kendaraan terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta kendaraan logistik yang hendak menyeberang dari Bali menuju Jawa sebelum layanan penyeberangan ditutup sementara saat perayaan Nyepi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kepadatan kendaraan di area pelabuhan,” katanya, Minggu 15 Maret 2026.

Selain menambah jumlah kapal, ASDP juga menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) pada sejumlah armada. Dengan sistem ini, kapal yang tiba di pelabuhan langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan di pelabuhan tersebut. Skema tersebut diterapkan untuk mempercepat siklus pelayanan kapal sehingga proses penyeberangan dapat berlangsung lebih efisien.

Di sisi lain, Kapolres Jembrana, Kadek Citra Dewi Suparwati, mengatakan arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk saat ini terpantau padat. Antrean kendaraan bahkan dilaporkan telah memanjang hingga wilayah Kecamatan Negara.

Ia mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap tertib berlalu lintas serta tidak mengambil jalur kendaraan lain karena dapat memperparah kemacetan. Pemudik juga diminta menjaga kondisi fisik selama perjalanan mengingat cuaca yang cukup panas serta waktu tempuh menuju pelabuhan yang relatif panjang.

Sepanjang jalur Gilimanuk–Denpasar, khususnya di wilayah Jembrana, terdapat sejumlah titik yang dapat dimanfaatkan pengendara untuk beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....