Pendidikan Masuk 5 Besar Sektor Terkorup di Indonesia

  • 25 Sep 2023 18:45 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja : Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Dr. Chatarina Muliana menyebut pendidikan masih menjadi 5 besar sektor terkorup di Indonesia. Hal ini disampaikanan Chatarina saat mengisi kuliah umum di Universitas Pendidikan Ganesha baru-baru ini. Kondisi ini terjadi sejak tahun 2016 hingga saat ini.

Sepanjang tahun 2022 saja, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangani setidaknya 3 kasus besar dugaan korupsi yang mencoreng sektor pendidikan Indonesia. Lebih lanjut ia mengatakan korupsi di sektor pendidikan berpeluang terjadi, karena tingginya anggaran yang harus dikelola pada sektor pendidikan.

“Ternyata pendidikan itu masih masuk rangking 5 korupsi, karena anggarannya besar yang dikucurkan dari APBN,” kata Chatarina Muliana.

Sementara itu hingga februari 2023 Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sektor pendidikan masih berada dalam jajaran 10 besar sektor terkorup di Indonesia. Dilansir dari puslapdik.kemdikbud.go.id, disebutkan bahwa pemerintah akan mempersiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp.660,8 triliun atau 20 persen pada APBN 2024.

Anggaran pendidikan sebesar itu meningkat dibanding anggaran pendidikan tahun 2023 yang mencapai Rp.612,2 triliun. Dr. Chatarina muliana menambahkan semakin besar anggaran maka semakin besar peluang korupsi dalam pengelolaan anggaran tersebut.

“Jadi ada gula ada semut, semakin besar anggaranya potensi korupsinya semakin besar, minimal fraud atau penyimpangan maka dari itu ini merupakan tanggung jawab bersama,” ucap Chatarina Muliana menambahkan.

Selain peluang korupsi, adanya fraud atau penyimpangan dalam laporan pertanggungjawaban juga dapat terjadi. Maka dari itu, dibutuhkan peran semua pihak untuk membrantas berbagai penyimpangan yang bermuara pada kerugian negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....