Daya Listrik Terbatas, RSUD Serui Segera Tingkatan Kapasitas
- 07 Okt 2026 06:11 WIB
- Serui
RRI.CO.ID,Serui - RSUD Serui tengah melakukan peningkatan kapasitas daya listrik dari 150 KVA menjadi 555 KVA untuk menunjang operasional berbagai peralatan medis. Peningkatan daya tersebut dinilai penting menyusul kebutuhan listrik rumah sakit yang semakin besar dan kondisi pasokan listrik yang selama ini belum stabil.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Serui, Erends Ampasoi, mengatakan kapasitas listrik yang tersedia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh bangunan dan peralatan medis di rumah sakit. Menurutnya, dengan semakin banyaknya peralatan medis berkapasitas besar, RSUD Serui idealnya membutuhkan daya sekitar 500 hingga 600 KVA.
“Sementara kita masih jalan dengan 150 KVA. Sebenarnya rumah sakit sudah harus menggunakan 500 sampai 600 KVA. Jadi sekarang kami naikkan menjadi 555 KVA,” kata Erends saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 6 Oktober 2026.
Ia mengatakan proses peningkatan daya tersebut sedang dilakukan dan ditargetkan dapat terealisasi pada bulan ini. Salah satu kebutuhan utama dalam proses tersebut adalah pemasangan transformator (trafo) yang saat ini masih dalam pengiriman.
“Kami upayakan untuk menaikkan daya. Dalam bulan ini harus sudah terpasang trafonya. Trafonya juga dalam pengiriman,” ujarnya.
Erends menjelaskan, kapasitas trafo yang tersedia sebelumnya hanya sekitar 100 KVA sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan listrik gedung rumah sakit yang besar dan dilengkapi berbagai peralatan medis.
“Kita punya trafo yang 100 KVA tadi tidak bisa menjawab gedung besar ini dengan semua peralatan yang besar. Seharusnya sejak awal sudah tersedia listrik yang cukup,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan daya listrik juga dapat berdampak terhadap peralatan medis, terutama ketika terjadi kondisi listrik yang mati dan menyala kembali secara berulang.
Ia mencontohkan kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap peralatan medis yang sebelumnya sudah mengalami gangguan, termasuk alat Hematology Analyzer yang digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap. Meski demikian, Erends menegaskan manajemen RSUD Serui tidak tinggal diam.
Selain melakukan peningkatan kapasitas listrik, pihaknya juga berupaya memenuhi kebutuhan peralatan medis melalui pengadaan baru maupun kerja sama dengan pihak ketiga.
“Kami merasa ini penting. Apapun harus menambah daya sehingga peralatan medis yang besar semua dapat beroperasi dan kebutuhan pasien juga dapat terpenuhi dengan peralatan-peralatan yang menunjang pemeriksaan,” jelasnya.
Ia mengakui pembiayaan untuk meningkatkan kapasitas listrik cukup besar. Namun, langkah tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan kesehatan di RSUD Serui dapat berjalan secara optimal.
“Kami sudah siapkan pembiayaannya. Mudah-mudahan trafonya sudah masuk, berarti semua penggunaan alat-alat kesehatan yang selama ini tidak bisa digunakan karena daya listrik akan kami gunakan,” katanya.
Erends juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kendala pelayanan yang terjadi akibat keterbatasan fasilitas dan kondisi kelistrikan.
“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat. Ini bukan disengaja dan tidak ada kepentingan apa pun di dalam upaya-upaya ini. Kami menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah yang terbatas,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan daya listrik tersebut dapat segera selesai sehingga seluruh peralatan medis di RSUD Serui dapat beroperasi secara maksimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....