Tugu Injil Sanggei Waropen Dibangun Berdasarkan Sejarah

  • 04 Okt 2026 14:54 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Waropen – Pembangunan Tugu Injil di Kali Sanggei, Kampung Ureifaisei 1 atau Ghorfos, Distrik Ureifaisei, Kabupaten Waropen, didorong oleh nilai sejarah masuknya Injil dan identitas masyarakat adat setempat.

Hal tersebut disampaikan Sera Besar Masyarakat Adat Sanggei Yusak Samuel Bisi Wonatorey, saat menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRK Waropen dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Jumat 2 Oktober 2026.

Yusak menjelaskan, sejarah masuknya Injil di wilayah Sanggei berkaitan dengan kepemimpinan Sera kelima, Sadrak Samar, yang disebut sebagai salah satu tokoh yang menerima masuknya Injil di Kampung Ureifaisei 1.

Menurutnya, pembangunan tugu tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi penanda sejarah pekabaran Injil sekaligus pengingat bagi generasi masyarakat adat Waropen mengenai perjalanan kehidupan keagamaan di wilayah Sanggei.

Dalam proses pembangunan, panitia menggunakan konsep Tabura sebagai ciri khas. Tabura memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat Ghorfos karena dahulu digunakan sebagai tanda untuk memanggil masyarakat berkumpul, termasuk untuk melaksanakan ibadah.

Yusak juga menjelaskan, rancangan Tugu Injil menggambarkan tiga tungku yang merepresentasikan tiga keret masyarakat adat, yakni Keret Sabobowa, Keret Riribowowa dan Keret Kemonabowa. Dari tiga keret tersebut, saat ini disebut masih terdapat dua keret, sementara satu lainnya dinyatakan telah hilang.

Masyarakat adat Sanggei berharap kehadiran DPRK Waropen dapat menjadi penghubung dalam menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Waropen, terutama terkait dukungan terhadap pembangunan Tugu Injil yang dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat setempat.

Masyarakat adat juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan, S.Sos., bersama anggota DPRK yang turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap suara masyarakat adat.

Dalam kunjungan itu, Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan bersama anggota DPRK Sefnat Kalvin Dotiri serta anggota Kelompok Khusus Selsius Nuburi dan Erny Marthina Watopa mendengarkan langsung aspirasi masyarakat mengenai pembangunan Tugu Injil Sanggei.

Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat terus mendapat dukungan sehingga, jika tidak ada kendala dan sesuai target, Tugu Injil di Kampung Ureifaisei 1 atau Ghorfos dapat diresmikan pada Desember 2026. Kehadiran tugu diharapkan menjadi penanda sejarah Injil sekaligus warisan bagi generasi masyarakat adat Sanggei.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....