DPRK Waropen Serap Aspirasi Pembangunan Tugu Injil
- 03 Okt 2026 17:11 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen melaksanakan kunjungan kerja ke Kampung Urfas 1 (Ghorfos), Distrik Ureifaisei, Jumat 2 Oktober 2026 . Kunker tersebut difokuskan pada pembangunan Tugu Peringatan Injil Masuk di Kali Sanggei.
Kunjungan dipimpin Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan, bersama anggota DPRK Sefnat Kalvin Dotiri serta anggota Kelompok Khusus DPRK Waropen Selsius Nuburi dan Erny Marthina Watopa. Rombongan turun langsung ke lokasi pembangunan untuk mendengar aspirasi masyarakat terkait penyelesaian pembangunan tugu.
Ketua Panitia Pembangunan Tugu Injil yang juga Kepala Kampung Ureifaisei 1, Frans Bisi Wonatorei, menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRK. Menurutnya, kehadiran pimpinan dan anggota DPRK secara langsung di lokasi pembangunan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan pembangunan.
Frans menjelaskan, pembangunan Tugu Peringatan Injil Masuk di Kali Sanggei dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat berdasarkan hasil musyawarah masyarakat adat Sanggei bersama Pemerintah Kampung Urfas 1.
Proses tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Waropen untuk memastikan penggunaan Dana Kampung memiliki dasar dan sesuai ketentuan.
Pembangunan tugu tersebut mulai dianggarkan melalui Dana Kampung sejak 2023 dan hingga kini progres fisiknya telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia menegaskan pembangunan dilakukan secara swakelola tanpa menggunakan pihak ketiga, dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaannya.
Menurut panitia, pembangunan Tugu Injil juga telah disampaikan dalam sidang jemaat GKI Winggai Winuri Sanggei. Jemaat tersebut merupakan jemaat tertua di Kampung Urfas 1 sekaligus pihak yang memprakarsai pembangunan tugu, meskipun pembangunannya melibatkan lima denominasi gereja yang berada di wilayah kampung tersebut.
Saat ini, panitia masih membutuhkan penyelesaian sejumlah pekerjaan, antara lain pemasangan keramik, pembangunan pagar dan penataan halaman tugu. Panitia menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada Desember 2026 sebagai persiapan menuju rencana peresmian pada Februari 2027, bertepatan dengan peringatan masuknya Injil di Kali Sanggei.
Frans menyebutkan, gagasan pembangunan tugu tersebut telah direncanakan sejak 2018. Karena itu, keberadaan tugu tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari sejarah yang diwariskan para orang tua terdahulu kepada generasi penerus masyarakat adat Sanggei.
Dalam kunjungan tersebut, masyarakat melalui panitia pembangunan menyampaikan sejumlah aspirasi kepada DPRK Waropen. Aspirasi itu meliputi dukungan terhadap kekurangan biaya pembangunan melalui sumber pendanaan yang sesuai, termasuk pembahasan melalui APBD Perubahan, Dana Otsus maupun pokok-pokok pikiran DPRK sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain dukungan penyelesaian fisik tugu, masyarakat juga mengusulkan pengembangan kawasan tersebut sebagai wisata religi, pembangunan fasilitas penunjang serta pengembangan Kampung Adat Sanggei.
Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian dalam pembahasan program pembangunan daerah, sehingga Tugu Injil Kali Sanggei dapat berkembang sebagai bagian dari sejarah, budaya dan potensi wisata religi di Waropen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....