Pendeta Marthina Arwam Resmi Buka Bulan Bina Keluarga
- 31 Agt 2026 09:53 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Ketua Jemaat GKI Betania Waren, Pendeta Marthina Arwam, S.Si., Teol., secara resmi membuka kegiatan Bulan Bina Keluarga Jemaat GKI Betania Waren, Klasis GKI Waropen. Kegiatan tersebut berlangsung usai ibadah Minggu pagi di Gedung Gereja GKI Betania Waren, Minggu 30 Agustus 2026.
Ibadah Minggu pagi diikuti para pelayan firman bersama anggota jemaat GKI Betania Waren. Pembacaan Alkitab dalam ibadah tersebut diambil dari I Yohanes 4:7-21 dengan tema “Allah adalah Kasih.”
Melalui tema tersebut, jemaat diajak memahami bahwa kasih merupakan dasar utama kehidupan umat percaya. Pesan firman Tuhan juga menekankan pentingnya mewujudkan kasih kepada Allah dan sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Usai ibadah, Pendeta Marthina Arwam secara resmi membuka Bulan Bina Keluarga yang akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 September 2026. Ia mengajak seluruh anggota jemaat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk semakin mempererat hubungan keluarga dengan Tuhan.
Pendeta Marthina menjelaskan, terdapat empat rangkaian kegiatan utama yang akan dilaksanakan anggota jemaat bersama keluarga masing-masing selama Bulan Bina Keluarga.
Kegiatan pertama adalah mezbah doa keluarga yang dilaksanakan sepanjang 1 hingga 30 September 2026. Melalui kegiatan ini, setiap keluarga diharapkan menyediakan waktu secara khusus untuk berdoa dan membangun persekutuan bersama Tuhan.
Kegiatan kedua berupa aktivitas keluarga dalam puji-pujian, sesuai waktu yang telah ditentukan oleh Sinode GKI di Tanah Papua. Anggota jemaat bersama keluarga dapat berkumpul di rumah masing-masing untuk melaksanakan pujian sebagai bagian dari pembinaan iman keluarga.
Kegiatan ketiga adalah keluarga dan doa puasa. Untuk mendukung pelaksanaannya, anggota jemaat akan mendapatkan buku panduan Bulan Bina Keluarga yang memuat jadwal dan petunjuk kegiatan ibadah selama bulan September.
Sementara kegiatan keempat adalah keluarga dan doa syafaat. Dalam kegiatan ini, keluarga akan bersama-sama menyampaikan doa syafaat, termasuk pokok-pokok doa yang telah disiapkan oleh Sinode GKI di Tanah Papua.
Pendeta Marthina mengingatkan agar anggota jemaat tidak melihat Bulan Bina Keluarga sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat keluarga, serta membangun hubungan yang lebih erat dengan Tuhan. Ia mengajak setiap keluarga menyediakan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam setiap hari untuk bersekutu dengan Tuhan.
Ia menegaskan, pesan firman Tuhan tentang kasih menjadi landasan penting dalam menjalani seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Karena itu, umat percaya tidak hanya dipanggil untuk mengasihi Allah, tetapi juga saling mengasihi dan melakukan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum Bulan Bina Keluarga diharapkan dapat menjadi ruang bagi setiap anggota jemaat untuk melakukan pembaruan diri, memperbaiki hubungan dalam keluarga, serta menerapkan nilai-nilai kasih dalam pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....