Hilang Enam Hari, Lima Korban Speed Boat Ditemukan Selamat
- 30 Agt 2026 10:33 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Lima penumpang speed boat yang dilaporkan hilang dan hanyut sejak Minggu 23 Agustus 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat pada Sabtu 29 Agustus 2026 pagi. Kelima korban ditemukan oleh Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Masirei di perairan sekitar Pulau Moor.
Pencarian terhadap para korban sebelumnya dilakukan selama lima hari oleh Polres Waropen bersama gabungan Tim SAR dan TNI AL Biak. Upaya pencarian dilakukan menyisir sejumlah wilayah perairan, mulai dari pesisir Kabupaten Waropen, mendekati perairan Nabire, hingga pesisir Pulau Yapen, namun belum membuahkan hasil.
Berdasarkan laporan yang diterima Satuan Polairud Polres Waropen pada Minggu 23 Agustus 2026 Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., memerintahkan Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak untuk melaksanakan pencarian sejak hari pertama dan kedua.
Memasuki hari ketiga, Kapolres Waropen didampingi Kasat Intelkam Polres Waropen IPDA Angela Ripka Hawar, S.Sos., M.I.P., CPHR., bersama gabungan Tim SAR Kabupaten Biak dan TNI AL Biak turut melakukan pencarian.
Pencarian dilanjutkan hingga hari keempat dan kelima di sejumlah wilayah perairan pesisir Pulau Yapen, tetapi kelima korban belum berhasil ditemukan.
Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto mengatakan, selama lima hari pihaknya telah melakukan pencarian secara maksimal di sejumlah wilayah perairan. Pencarian bahkan diperluas hingga mendekati pesisir Kabupaten Nabire dan Pulau Yapen.
“Kami telah melakukan pencarian selama lima hari di perairan pesisir Kabupaten Waropen hingga mendekati pesisir Kabupaten Nabire dan pesisir Pulau Yapen, namun belum mendapatkan petunjuk,” Ujar Tofan.
Petunjuk keberadaan korban akhirnya datang pada hari keenam. Sekitar pukul 06.55 WIT, kru KMP Masirei yang sedang melakukan pelayaran dari Kabupaten Biak menuju Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, melihat sebuah speed boat terombang-ambing di laut bersama lima orang penumpang di dalamnya, sekitar 17 mil dari daratan Pulau Moor.
Nakhoda KMP Masirei kemudian menghentikan mesin kapal dan melakukan prosedur pertolongan. Seluruh korban berhasil dievakuasi ke atas KMP Masirei dan mendapatkan pertolongan awal. Kelima korban tersebut yakni Amsal Yowei sebagai motoris, Malvin Yowei, serta tiga anggota Polri, masing-masing Bripda Lamek Abon, Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, dan Bripda Melfin Alfius Maniani.
Petugas PAM KMP Masirei sekaligus anggota KP3 Laut Serui/Yapen, Ayub Runaweri, mengonfirmasi bahwa proses penemuan dan evakuasi telah dituangkan dalam Berita Acara Kejadian (BAK) Pertolongan Orang Hilang. Pihak KMP Masirei juga berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Syahbandar Serui, KP3 Serui, serta Syahbandar Waren.
Setibanya di Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, kelima korban dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis dan pendataan lebih lanjut oleh aparat serta instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban dalam kondisi selamat dan situasi pascapenyelamatan berlangsung aman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....