BMKG YAPEN Masyarakat Pantau Informasi Fenomena EL Nino
- 25 Agt 2026 20:06 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepulauan Yapen mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan perkembangan kondisi atmosfer, menyusul fenomena El Nino yang turut memengaruhi kondisi musim di Indonesia.
Forecaster BMKG Kepulauan Yapen, Hafiqz Alamsyha Putra, mengatakan fenomena El Nino merupakan kondisi pemanasan suhu muka laut di wilayah Samudra Pasifik bagian timur yang dapat memberikan dampak terhadap pola cuaca di Indonesia, termasuk meningkatnya potensi kondisi lebih kering pada musim kemarau.
“Untuk kondisi saat ini, arah angin dominan bergerak dari tenggara hingga selatan menuju utara. Kondisi tersebut berpotensi membawa paparan asap dari kebakaran hutan di wilayah Nabire masuk ke ruang udara Kepulauan Yapen,” ujar Hafiqz.
Menurutnya, kondisi tersebut telah terpantau sejak 22 Agustus 2026 dan hingga saat ini masih diprediksi berlangsung. Paparan asap diperkirakan berada pada ketinggian sekitar 3,5 kilometer.
Hafiqz menambahkan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak musim kemarau, termasuk risiko kebakaran hutan dan lahan.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, mengingat saat ini kondisi memasuki musim kemarau. Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini yang disampaikan BMKG,” katanya.
BMKG Kepulauan Yapen mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi cuaca dari sumber resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait kondisi cuaca, kualitas udara, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....