UMKM Batik dan Mahkota Papua Ramaikan Pameran HUT RI Yapen
- 17 Agt 2026 13:12 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Pameran UMKM turut meramaikan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Stadion Marora, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kerajinan lokal kepada masyarakat yang hadir mengikuti upacara.
Salah satu pelaku UMKM, Rina Wainggai, bersama Ermelina Woniana, menghadirkan berbagai produk berupa kain batik, kantong berbahan batik, serta mahkota Papua. Produk tersebut merupakan hasil kerajinan yang dikembangkan melalui sejumlah pelatihan dan pemberdayaan bagi perempuan di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Rina mengatakan, kain batik yang dipamerkan merupakan produk dari Kampung Banawa, sementara mahkota Papua yang dijual merupakan hasil karya pelaku UMKM lainnya. Ia berharap keberadaan stan UMKM dapat menarik perhatian masyarakat yang selesai mengikuti upacara untuk melihat dan membeli produk yang dipamerkan.
“Kita taruh begini supaya masyarakat yang ikut upacara, setelah keluar mereka mampir melihat, mungkin ada yang berkenan bisa dibelanjakan,” ujar Rina.
Menurutnya, pengembangan keterampilan membuat batik telah dilakukan sebelum mengikuti pelatihan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan. Pelatihan tersebut sebelumnya dilaksanakan di desa dengan memanfaatkan Dana Desa melalui TP-PKK, dengan menghadirkan tutor dari Jayapura.
Rina menjelaskan, harga kain batik yang diproduksi mengikuti ketentuan harga yang ditetapkan Kementerian, yakni Rp350 ribu per meter untuk batik cap dan Rp400 ribu per meter untuk batik tulis. Namun, salah satu kendala yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah ketersediaan bahan kain yang harus didatangkan dari luar Papua.

“Kain katun primisima ini tidak ada di sini, bahannya semua kami pesan dari luar, jadi kami berharap dengan adanya pameran pemerintah bisa datang melihat dan mungkin membantu kami dengan kain,” ungkapnya. Ia berharap dukungan pemerintah dapat membantu pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan bahan baku sekaligus mengembangkan produksi batik lokal.
Rina menambahkan, kain yang saat ini dipamerkan merupakan sebagian bahan yang diperoleh dari pelatihan pemberdayaan perempuan, dengan setiap peserta mendapatkan sekitar 10 meter kain. Melalui momentum pameran HUT ke-81 Kemerdekaan RI, para pelaku UMKM berharap produk lokal semakin dikenal masyarakat dan mendapatkan dukungan untuk berkembang secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....