Paskibraka Yapen Matangkan Persiapan jelang Upacara HUT ke-81 RI
- 12 Agt 2026 15:15 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Yapen terus mematangkan persiapan menghadapi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Latihan yang dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026 di Stadion Marora, mencakup fisik, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), kekompakan, kedisiplinan, hingga pemantapan formasi pengibaran bendera.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kepulauan Yapen sekaligus penanggung jawab dan pelatih, Rayu Samsul Bachri, mengatakan proses seleksi Paskibraka telah dilakukan sejak Maret dengan melibatkan tujuh sekolah di wilayah Yapen. Dari lebih dari 100 siswa yang mengikuti seleksi, sebanyak 57 siswa dinyatakan lolos, dengan empat orang di antaranya terpilih mewakili Kabupaten Kepulauan Yapen di tingkat Provinsi Papua.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak bulan April sampai hari ini dan masih terus kami matangkan hingga persiapan hari-H,” ujar Rayu Samsul Bachri.
Ia menjelaskan, dari 57 siswa yang terpilih, sebanyak 53 siswa saat ini menjalani pemusatan latihan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Rayu menyampaikan, Paskibraka Yapen tahun ini terdiri dari pasukan 17 dan 8 yang berasal dari siswa-siswi terbaik dari sekolah negeri maupun swasta. Ia menyebutkan formasi yang disiapkan tahun ini akan dibuat berbeda dari tahun sebelumnya, namun detailnya masih dirahasiakan hingga pelaksanaan upacara.

“Setiap tahun kami memang tampil berbeda, baik dalam bentuk formasi maupun suasananya, sehingga untuk formasi tahun ini belum bisa kami buka rahasianya,” katanya.
Rayu menambahkan, tantangan dalam pembentukan pasukan adalah menyatukan karakter dan kebiasaan siswa dari berbagai sekolah menjadi satu jiwa korsa dengan kedisiplinan dan tujuan yang sama.
Sementara itu, pembawa baki pagi, Dewi Masalo Kayoi, mengaku proses latihan Paskibraka menjadi pengalaman yang menyenangkan karena para anggota dituntut membangun kekompakan, disiplin dan kerja sama. Menurutnya, salah satu tantangan terbesar selama menjalani latihan adalah membagi waktu antara kegiatan di sekolah, latihan, dan aktivitas di rumah.

“Prosesnya sangat menyenangkan, ada latihan fisik, PBB dan lain sebagainya, serta mengajarkan kekompakan, disiplin dan kerja sama,” kata Dewi. Ia mengatakan, untuk menjaga kondisi tubuh selama latihan, dirinya berupaya mencukupi waktu istirahat, mengonsumsi obat atau vitamin yang diberikan dokter, serta menjaga pola makan secara teratur.
Rayu berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjaga kesehatan dan memahami tugas masing-masing, terutama di tengah kondisi cuaca yang cukup panas. “Kami tekankan untuk mereka saling memahami bentuk formasi dan betul-betul menjaga kesehatan, sehingga kalaupun ada kesalahan dapat diminimalisasi dan tidak terlalu terlihat,” tuturnya.
Dewi menambahkan, pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti latihan adalah kebersamaan ketika makan bersama serta kegiatan lari sebelum latihan dimulai. Kekompakan yang terbangun selama proses tersebut diharapkan menjadi modal bagi seluruh anggota untuk menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan baik pada 17 Agustus mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....