Bupati Waropen Luncurkan Penerjemahan Alkitab Bahasa Waropen

  • 29 Jul 2026 07:05 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Waropen – Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., menghadiri sekaligus meluncurkan Program Penerjemahan Alkitab ke dalam Bahasa Waropen yang diselenggarakan Klasis GKI Waropen. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan ibadah syukur atas kerja sama Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua bersama Yayasan Kartidaya Sahabat Gugus Kuripasai di Lantai II Kantor Klasis GKI Waropen, Selasa 28 Juli 2026.

Peluncuran program ini menjadi wujud komitmen gereja dan Pemerintah Kabupaten Waropen dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus memperkuat pelayanan pekabaran Injil. Program penerjemahan Alkitab ke dalam Bahasa Waropen diharapkan dapat memudahkan masyarakat memahami firman Tuhan melalui bahasa ibu.

Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Xaverius Mote menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Waropen memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian Bahasa Waropen melalui program penerjemahan Alkitab, yang pada tahap awal difokuskan pada Kitab Kisah Para Rasul.

"Bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Karena itu, pemerintah mendukung penuh program penerjemahan Alkitab ke dalam Bahasa Waropen," ujar Bupati.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendeta, tokoh agama, dan tim penerjemah yang telah mengabdikan diri dalam proses penerjemahan Alkitab. Menurutnya, pelayanan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga warisan budaya masyarakat Waropen.

"Gereja dan pemerintah adalah mitra yang memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Waropen, saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pendeta dan tokoh agama yang telah bekerja dengan penuh kesungguhan menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Waropen," katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jati diri dan budayanya. Menurutnya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus, termasuk melalui pelestarian bahasa daerah sebagai identitas budaya.

Ia berharap hasil karya tim penerjemah Alkitab Bahasa Waropen dapat menjadi berkat bagi masyarakat serta bernilai di hadapan Tuhan.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pelestarian Bahasa Waropen melalui berbagai program yang dilaksanakan gereja maupun pemerintah," tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Waropen akan terus memberikan dukungan terhadap pelayanan pekabaran Injil di daerah tersebut. Dukungan itu diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja dalam membangun kehidupan rohani masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Waropen bersama Klasis GKI Waropen menegaskan komitmen untuk menjaga kelestarian Bahasa Waropen sebagai warisan budaya sekaligus memperluas pelayanan Injil dengan semangat "Ndi Sowosio, Ndi Korako."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....