Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Hilang Jalur Wapoga Otodemo Waropen
- 26 Jul 2026 15:26 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen –Tim SAR Gabungan yang dipimpin Wakapolres Waropen, Kompol Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., terus melanjutkan pencarian terhadap seorang korban yang hilang akibat kecelakaan speedboat di Muara Kali Obaiwa, Distrik Inggerus, Kabupaten Waropen.
Pada Sabtu 25 Juli 2026, tim bergerak melalui jalur laut menggunakan kapal kayu dari Pelabuhan Uri menuju Wapoga. Selanjutnya, pencarian dilanjutkan melalui jalur darat dengan menyisir pinggiran Kali Otodemo menggunakan kendaraan roda dua guna menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Khung Kwang (Angkuan), seorang juru bahasa yang dilaporkan hilang setelah speedboat yang ditumpanginya terbalik di Muara Kali Obaiwa pada Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WIT. Lokasi kejadian berjarak sekitar 77 kilometer dari Kampung Wapoga dan hanya dapat ditempuh melalui jalur sungai dengan waktu perjalanan sekitar 14 jam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan berangkat dari Kabupaten Nabire pada Senin 13 Juli 202 menggunakan satu unit speedboat fiber bermesin tiga unit 40 PK. Mereka membawa bahan kebutuhan pokok dan tujuh orang penumpang menuju Kampung Wapoga.
Setelah bermalam di Kampung Wapoga, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan dua unit speedboat fiber berukuran lebih kecil menuju wilayah pedalaman. Pada Selasa 14 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIT, rombongan tiba di Kampung Otodemo dan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kilometer 80 pada keesokan harinya.
Namun, saat perjalanan pada Rabu 15 Juli 2026, salah satu speedboat mengalami gangguan pada mesin 15 PK. Pada saat yang sama, Sungai Wapoga sedang dilanda banjir dengan arus yang sangat deras sehingga perahu tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terbalik di Muara Kali Obaiwa.
Akibat kecelakaan tersebut, enam penumpang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Khung Kwang (Angkuan) dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan bersama personel Polres Waropen.
Wakapolres Waropen, Kompol Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H., mengatakan pihaknya terus mengerahkan seluruh kemampuan untuk menemukan korban meskipun dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.
"Kami telah memberikan pembekalan kepada Tim SAR Gabungan dan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Medan yang cukup berat, tingginya debit air, serta derasnya arus sungai menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi pencarian. Namun demikian, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat hingga proses pencarian selesai," ujarnya.
Ia menjelaskan, tim melakukan perjalanan melalui jalur laut menggunakan kapal kayu dari Pelabuhan Uri menuju Wapoga. Setelah itu, pencarian dilanjutkan melalui jalur darat dengan menyisir kawasan pinggiran Kali Otodemo menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses.
Polres Waropen juga mengimbau masyarakat, operator transportasi sungai, maupun perusahaan yang menggunakan transportasi air agar selalu mengutamakan aspek keselamatan pelayaran. Pemeriksaan kondisi mesin, kapasitas muatan, serta memperhatikan kondisi cuaca dan debit air sebelum berlayar dinilai penting guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.
Selain itu, Polres Waropen menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan proses pencarian kepada masyarakat secara terbuka sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan informasi publik selama operasi pencarian masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....