SMA YPK Penabur Serui Kembali Membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru

  • 29 Jun 2026 13:51 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui – SMA YPK Penabur Serui kembali membuka pendaftaran peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan kuota penerimaan sebanyak 108 siswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA YPK Penabur Serui, Yulina Herni Abaa, mengatakan pembukaan pendaftaran ini merupakan kesempatan bagi para lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan di jenjang sekolah menengah atas.

Menurutnya, apabila jumlah pendaftar telah memenuhi kuota yang tersedia sebelum masa pendaftaran berakhir, maka pihak sekolah akan menutup pendaftaran lebih awal.

"Kami membuka pendaftaran mulai 29 Juni sampai 1 Juli 2026 dengan kuota sebanyak 108 peserta didik. Namun, jika kuota sudah terpenuhi sebelum batas waktu, maka pendaftaran akan kami tutup lebih cepat," ujar Yulina,

Ia menjelaskan, setiap calon peserta didik yang mendaftar akan langsung mengikuti tes membaca. Kebijakan tersebut dilakukan karena dalam tiga tahun terakhir pihak sekolah masih menemukan siswa baru yang belum lancar membaca.

Tes membaca kami lakukan sejak awal karena selama tiga tahun berturut-turut masih ada peserta didik yang belum lancar membaca. Padahal SMA merupakan jenjang pendidikan terakhir sebelum mereka melanjutkan ke perguruan tinggi atau dunia kerja, sehingga kemampuan dasar membaca harus benar-benar diperhatikan,"

Yulina berharap para orang tua dapat memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama menempuh pendidikan di SMA YPK Penabur Serui, sehingga proses belajar dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Ia juga mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat pada hari pertama pendaftaran. Banyak calon peserta didik datang bersama orang tua untuk mendaftarkan diri.

Antusiasme masyarakat pada hari pertama cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa SMA YPK Penabur Serui masih menjadi salah satu sekolah yang dipercaya dan diminati oleh para siswa maupun orang tua di Kabupaten Kepulauan Yapen," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....