Penyaluran Bantuan Pangan di Kampung Warari, Kepala Kampung Minta Verifikasi Data
- 19 Jun 2026 13:08 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Kepala Kampung Warari, Thomas Waay, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas penyaluran bantuan pangan yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah Kampung Warari, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurut nya pendistribusian bantuan pangan telah dilakukan sesuai petunjuk dan berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan. Namun demikian, dirinya menilai masih terdapat sejumlah persoalan pada data penerima manfaat yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Ia mengungkapkan, dalam daftar penerima bantuan pangan masih ditemukan nama-nama keluarga yang tergolong mampu, termasuk istri dari aparatur sipil negara (ASN), bahkan terdapat nama warga yang telah meninggal dunia namun masih tercantum sebagai penerima bantuan. Di sisi lain, masih ada masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan, namun namanya tidak masuk dalam daftar penerima manfaat.
“Kami berharap ada verifikasi dan pembaruan data penerima bantuan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Thomas juga meminta pemerintah untuk meninjau kembali data penerima bantuan sosial guna menghindari potensi perselisihan di tengah masyarakat. Ketidaktepatan data kerap menimbulkan keluhan dan kecemburuan sosial di tingkat kampung.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proses klarifikasi dan validasi data penerima bantuan harus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah kampung, pemerintah distrik, serta instansi terkait. Hal ini penting agar bantuan sosial, baik berupa uang maupun pangan, dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Masih sering ditemukan masyarakat yang kondisi ekonominya sudah mapan tetapi tetap menerima bantuan sosial. Sementara ada warga yang layak menerima justru tidak terdata,” katanya.
Thomas menambahkan, setiap kali penyaluran bantuan sosial dilakukan, kepala kampung sering menjadi pihak yang disalahkan masyarakat terkait data penerima. Keluhan biasanya datang dari warga yang namanya tidak tercantum dalam daftar penerima manfaat meskipun mereka merupakan penduduk tetap Kampung Warari.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan pembaruan data penerima bantuan sosial secara menyeluruh. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan sesuai kondisi nyata di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....