Sampah Bisa Jadi Bahan Terbaik, DLH Yapen Gelar Lomba Daur Ulang Sampah

  • 30 Mei 2026 06:17 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar Lomba Daur Ulang Sampah Sekolah Adiwiyata bagi sekolah di Distrik Yapen Selatan dan Anotaurei, di Gedung Silas Papare, Jumat 29 Mei 2026.Kegiatan tersebut diikuti pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK.

Lomba secara resmi dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Oktovianus Ayorbaba. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, khususnya dalam mengatasi persoalan sampah yang kini menjadi tantangan bersama.

“Melalui lomba daur ulang sampah ini, kita diajak mengubah barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat, bernilai ekonomi, dan memiliki nilai kreativitas. Sampah bukan hanya untuk dibuang, tetapi bisa menjadi bahan terbaik untuk menghasilkan karya yang berguna,” ujar Oktovianus.

Ia menegaskan bahwa Program Adiwiyata tidak hanya berfokus pada kebersihan sekolah, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan, kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para siswa, guru, dan seluruh sekolah yang telah berpartisipasi. Kreativitas yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui inovasi sederhana namun bermanfaat,” katanya.

Menurutnya, lomba daur ulang sampah tidak sekadar berbicara tentang kreativitas, tetapi juga pendidikan karakter, inovasi, dan kepedulian terhadap bumi.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup ramah lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan memilah sampah, serta meningkatkan budaya daur ulang baik di sekolah maupun di rumah.

“Kepada para peserta lomba, saya ucapkan selamat berkompetisi. Tunjukkan kreativitas terbaik dengan tetap menjunjung sportifitas. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kita belajar mencintai lingkungan dan menjaga bumi untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Oktovianus juga mengajak para guru dan kepala sekolah untuk terus mendukung Program Adiwiyata sebagai bagian dari upaya menciptakan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berbudaya lingkungan.

perlombaan daur ulang sampai oleh dinas lingkungan hidup kabupaten Kepulauan Yapen (Foto :RRI Serui)

Sementara itu, salah satu guru pembimbing dari SD Anotaurei, Rosalina Rumbino, mengatakan pihaknya memanfaatkan berbagai bahan bekas seperti botol plastik dan kardus untuk dijadikan karya bernilai guna.

“Kami mengolah sampah menjadi 13 jenis karya, termasuk pupuk, pot bunga, rak buku, meja, tempat pensil, dan berbagai hasil kreativitas lainnya. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena melibatkan siswa dari kelas 2 sampai kelas 6,” jelas Rosalina.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....