Bimtek Pascabencana Dinilai Penting Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Warop
- 23 Mei 2026 17:55 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waropen menggelar bimbingan teknis (bimtek) pascabencana Provinsi Papua Tahun 2026 di ruang pertemuan Penginapan Lagaligo, Waropen. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Mei 2026.
Bimtek pascabencana itu diikuti pimpinan dan staf instansi pemerintah, serta unsur TNI dan Polri di Kabupaten Waropen. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam penanganan pascabencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.
Pada penutupan kegiatan, salah satu peserta bimtek, Maurits Iwanggin, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Provinsi Papua yang telah memberikan berbagai materi penting terkait penanganan pascabencana selama kegiatan berlangsung.
“Ilmu tentang pascabencana sangat penting dimiliki masyarakat maupun aparatur pemerintah, karena Kabupaten Waropen memiliki potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi sehingga diperlukan kesiapan sejak dini,” kata Maurits.
Ia mengatakan tidak semua masyarakat memiliki kesempatan memperoleh pengetahuan tentang penanganan pascabencana. Karena itu, dirinya bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai bersama peserta lainnya.
“Ilmu yang diberikan dalam bimbingan teknis ini sangat berharga dan penting bagi kami sebagai peserta. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan belajar tentang pascabencana seperti ini,” ujarnya.
Maurits berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat maupun lingkungan kerja masing-masing, terutama saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam di masa mendatang.
Selain itu, ia juga mengapresiasi BPBD Kabupaten Waropen yang telah mendukung penuh jalannya kegiatan sejak awal hingga penutupan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
Pihak penyelenggara berharap melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut, peserta mampu memahami langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi guna meminimalisasi dampak bencana terhadap masyarakat.
“Dengan berakhirnya kegiatan bimbingan teknis pascabencana Provinsi Papua Tahun 2026 di Waropen, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di lingkungan masyarakat Kabupaten Waropen,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....