Pemerintah Waropen Resmi Tutup Bimtek Pascabencana Provinsi
- 22 Mei 2026 06:06 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Pemerintah Kabupaten Waropen resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis Pascabencana Provinsi yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Penginapan Lagaligo Waropen pada 20–22 Mei 2026.
Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Waropen, Petrus Tanati, mengatakan kegiatan bimbingan teknis tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana.
Menurutnya, bimbingan teknis pascabencana memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pengkajian kebutuhan pascabencana yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Hal itu dinilai penting untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di daerah.
“Bimbingan teknis ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana,” ujar Petrus Tanati saat menutup kegiatan.
Ia menjelaskan, kajian kebutuhan pascabencana atau JITUPASNA merupakan instrumen utama dalam penyusunan perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu memahami konsep, mekanisme, serta teknis penyusunan dokumen pascabencana sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta juga memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait penyusunan dokumen kajian kebutuhan pascabencana yang nantinya dapat diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Waropen berharap seluruh aparatur BPBD mampu menghasilkan kajian pascabencana yang akurat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga proses penanganan bencana di daerah dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Dalam kesempatan itu, Petrus Tanati turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kontribusi para pemateri sangat membantu peningkatan kapasitas peserta.
“Hasil dari kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Waropen maupun wilayah Papua secara umum,” katanya.
Di akhir sambutannya, Petrus Tanati menyampaikan bahwa pada 22 Mei 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan evaluasi pelaksanaan bimbingan teknis pascabencana provinsi. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui capaian dan tindak lanjut kegiatan.
Karena itu, kegiatan evaluasi dikhususkan bagi seluruh kepala bidang dan staf BPBD Waropen agar dapat hadir dan mengikuti kegiatan dengan baik.
“Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan ini kualitas penanganan pascabencana di Waropen semakin meningkat demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....