Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua dan Dinas Koperasi Yapen Gelar Bimtek Olahan Tep
- 06 Mei 2026 19:18 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UMKM dan Transmigrasi Provinsi Papua bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengembangan usaha kecil berbasis komoditas sagu. Kegiatan ini berorientasi pada peningkatan skala usaha kecil menjadi usaha menengah, dan berlangsung di Aula Hotel Merdeka, Serui, Rabu 6 Mei 2026.
Bimtek tersebut diikuti peserta dari sejumlah distrik di Kepulauan Yapen, antara lain Kurudu, Raimbawi, Ampimoi, Pantura, dan Angkaisera. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Pemerintah Provinsi Papua, di antaranya Kepala Bidang UMKM, Likwan Wilson Ayomi, S.H., M.H., Kasi Organisasi dan Tata Laksana UMKM, Victor H. Sosir, serta Kasi Kemitraan dan Jaringan Usaha, Muhamad Anhar, S.E. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepulauan Yapen, Imelda Sanadi.
Kepala Bidang UMKM Provinsi Papua, Likwan Wilson Ayomi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengelola komoditas sagu secara lebih produktif dan bernilai tambah.
“Kepulauan Yapen memiliki potensi sagu yang sangat besar. Karena itu, kita dorong masyarakat untuk mengolah sagu menjadi berbagai produk, salah satunya tepung sagu, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Victor H. Sosir menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat kampung sebagai basis pengembangan UMKM berbahan baku sagu.
“Kita fokus ke kampung-kampung karena di sana sumber sagu melimpah. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami proses pembuatan tepung sagu yang baik sehingga bisa dipasarkan ke kota, bahkan hingga Jayapura,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain tepung, sagu dapat diolah menjadi berbagai produk turunan lainnya yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepulauan Yapen, Imelda Sanadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pelaku UMKM di daerah.
“Peserta berasal dari berbagai distrik, dan kami berharap setelah mengikuti bimtek ini mereka dapat kembali ke wilayah masing-masing untuk mempraktikkan ilmu yang didapat. Harapannya, ini bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap komoditas lokal seperti sagu tidak hanya menjadi konsumsi tradisional, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk unggulan yang berdaya saing di pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....