Ujian Praktek Pembuatan Atap Daun Rumbia Lestarikan Budaya

  • 05 Mei 2026 14:37 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Dalam Upaya menjaga dan melestarikan tradisi lokal agar tetap lestari Guru Sekolah Dasar (SD) YPK Solagrasia Marau dan SD Negri Yenusi ,Pada Ujian Praktek Siswa Kelas VI melaksanakan Ujian Praktek Pembuatan Atap Rumah dari Daun Rumbia dengan kata lain menjahit atap daun dari daun pohon rumbia atau pohon sagu .

Di Ketahui Pohon Rumbia Pohon sagu yang tumbuh subur di wilayah Marau yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah daun rumbia yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan atap rumah tradisional. Masyarakat setempat telah memanfaatkan daun rumbia ini selama berabad-abad hingga hari ini masih berlangsung. Selasa 5 Mei 2026

Salah satu siswa kelas vi saat membuat atap dari daun rumbia


Kepala Sekolah SD YPK Solagrasia Yames Pairie S.Pd Menjelaskan pada Pelaksanaan ujian Tahuna ajaran 2025-2026 tanggal 5 Mei 2026 melaksanakan Ujian Praktek Pembuatan Atap dari Daun Rumbia, kegiatan ini di laksanakan sebagai bagian dari mengajarkan anak2 tentang tradisi budaya masyarakat Marau yang mengunakan daun rumbia sebagai atap penutup rumah, tradisi ini suda mulai hilang dengan hadirinya budaya baru membangun rumah menggunakan senk

" Ujian Muatan Lokal kami masukan kegiatan menjahit atau membuat atap dari daun rumbia yang merupakan salah satu budaya masyarakat marau yang hari ini suda mulai hilang, bahkan generasi masa kini suda tidak lagi mengetahui dan menggunakan daun rumbia sebagai atap rumah rumah, tradisi masyarakat ini suda mulai hilang.sehingga untuk menjaga dan melestarikan melalui kegiatan menjahit atap ini ,"Kata Yames Pairie.

Di Katakan melestarikan tradisi dan budaya masyarakat Sekolah memuat kegiatan2 ini dalam Kuikulum Sekolah sebagai Materi Muatan Lokal yang di ajarkan kepada peserta didik, ini yang di lakukan SD Solagrasia Marau. dan SD Negri Yenusi sehingga pada pelaksanaan ujian materi ini di ujikan kepada peserta didik.

" Kegiatan2 di masyarakat yang bernilai budaya dan seni tentunya sekolah perlu memperhatikan bagian ini untuk di masukan dalam materi muatan lokal, sebab pengaruh budaya luar menyebabkan budaya masyarakat suda mulai terkikis habis, salah satunya adalah pengunaan daun rumbia sebagai atap rumah yang saat ini suda beralih ke senk, tentunya lama2 kelamaan akan hilang dengan sendiri apalagi tidak di wariskan kepada generasi masa kini,"Ungkap Yames.

Di Katakan Ujian Praktek pembuatan daun rumbia mendapat respon positif dari masyarakat, karena di nilai kegiatan positif yang bernilai sekaligus merupakam tradisi masyarakat yang di jaga dan di lestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....