Pemda Waropen Gelar Upacara Hardiknas dan HUT Ke-23
- 03 Mei 2026 18:13 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Waropen – Pemerintah Kabupaten Waropen melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Waropen Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Elias Paprindei, Waren, pada Sabtu, 2 Mei 2026, dan diikuti oleh unsur pemerintah, pelajar, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah.
Upacara tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Waropen.
Bupati Waropen, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si, dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan panggilan moral bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun pendidikan.
“Keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau tenaga pendidik semata. Peran orang tua, dunia usaha, lembaga sosial, serta seluruh komponen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menegaskan, momentum Hari Pendidikan Nasional harus dimanfaatkan untuk meneguhkan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal tersebut sejalan dengan amanat konstitusi yang menjamin setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak dan bermutu.
“Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Waropen,” tambahnya.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan bermartabat. Selain mencerdaskan, pendidikan juga berperan dalam membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai moral bagi generasi muda.
Dalam konteks global yang semakin kompleks, lanjutnya, generasi penerus di Waropen harus dipersiapkan melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi.
“Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di rumah dan tempat ibadah sebagai bagian dari pembentukan karakter. Oleh karena itu, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam mendidik anak,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, peringatan HUT ke-23 Kabupaten Waropen menjadi refleksi perjalanan panjang daerah tersebut. Selama 23 tahun, Waropen telah melalui berbagai dinamika, tantangan, dan pencapaian dalam pembangunan.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang perjuangan para tokoh perintis yang telah berkontribusi dalam pembentukan Kabupaten Waropen, serta menekankan pentingnya pelestarian sejarah sebagai identitas daerah.
“Generasi muda Waropen diharapkan dapat memahami dan menghargai sejarah daerahnya. Saya juga mendorong Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Waropen untuk merumuskan sejarah yang benar agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....